Tag: Kelengkeng Kering

  • Resep Bubur Cocktail

    Resep Bubur Cocktail

    BAHAN :
    • 10 gram jali -jali, rendam selama 20 menit
    • 10 gram jamur putih, rendam ± 30 menit hingga mekar, potong -pot
    • 25 gram kelengkeng kering
    • 100 gram biji teratai, rendam ± 30 menit, belah jadi 2 bagian, buang yang berwarna hijau,jika ada
    • 100 gram pakco, buang kulitnya, rendam selama 10 menit dalam air panas, buang kulit tipisnya
    • 1500 m) air
    • 1 potong kulit jeruk kering/ 2 lembar daun pandan
    • Gula batu/ gula pasir secukupnya
    CARA MEMBUAT BUBUR COCKTAIL :
    1. Masak air hingga mendidih, masukkan jali-jali,jamur putih, kelengkeng kering, biji teratai, pakco, dan kulit jeruk/ daun pandan, masak hingga mendidih. Masak dengan api kecil selama 1 jam.
    2. Tambahkan gula, masak selama 10 menit lagi, hidangkan panas atau dingin.

  • Resep Manisan Bubur Campur

    Resep Manisan Bubur Campur

    BAHAN :
    • 100 gram biji teratai
    • 20 gram jamur kuping putih
    • 50 gram paihap
    • 10 buah angcao
    • 1250 ml air
    • 1 buah kulit jeruk kering/ 2 lembar daun pandan
    • 150 gram gula batu/ gula pasir
    • 20 gram kelengkeng kering
    CARA MEMBUAT MANISAN BUBUR CAMPUR :
    1. Rendam biji teratai, diamkan selama ± 30 menit. Angkat dan tiriskan.
    Belah jadi 2 bagian dan buang bijinya yang berwarna hijau.
    2. Rendam jamur kuping putih selama ± 20 menit hingga mekar, potong-potong.
    3. Rendam paihap selama ± 20 menit. Angkat dan tiriskan. Masak paihap hingga matang selama 10 menit. Angkat.
    4. Masak biji teratai,jamur kuping putih, angcao, gula, dan kulitjeruk/daun pandan dengan 1250 ml air selama ± 45 menit.
    Masak dengan api kecil.
    5. Masukkan paihap dan kelengkeng, masak selama ± 5 menit lagi. Angkat. Hidangkan panas atau dingin.
    Catatan bubur ini berkasiat menghaluskan kulit, menambah kecantikan, dan kesehatan.

    Untuk: ± 5 porsi

  • Kelengkeng Kering

    Kelengkeng Kering

    Kelengkeng kering adalah kelengkeng yang diawetkan dengan cara dikeringkan.
    Ada 2 macam kelengkeng kering, yang berkulit dan yang tanpa kulit.
    Bedanya, kelengkeng kering yang masih memiliki kulit biasanya digunakan
    untuk sesaji sembahyang masyarakat Tionghoa.
    • Sedangkan yang tanpa kulit dan sudah dibuang bijinya sering dipakai sebagai campuran makanan.
    Rasanya yang manis cocok untuk melengkapi sajian es buah atau bubur.
    Anda bisa membelinya di daerah Glodok atau toko bahan makanan Cina.