Tag: nabati

  • Resep Peranan Enzim Dalam Adonan Roti

    Enzim dihasilkan oleh sel-sel hidup, baik hewani maupun nabati. Bila digabungkan
    dengan bahan organik tertentu maka bisa mengubah susunan menjadi
    persenyawaan yang lebih sederhana, namun enzim itu tidak turut berubah.
    Sehingga enzim sering diartikan sebagai katalisator organik. Enzim sangat penting
    dalam kehidupan dan tidak ada organisme tumbuhan atau hewan yang dapat hidup
    tanpa enzim, maka tepung tidak akan memiliki sifat-sifat tertentu bila dalam biji
    gandum tidak ada enzim.

    Ada dua jenis enzim yang sangat penting, yaitu diastase dan protease. Diastase
    adalah suatu enzim kombinasi dari alpha dan beta amylase, dan berfungsi
    mengubah pati yang rusak menjadi gula maltose. Sehingga bila butir-butir pati rusak
    atau kurang tahan disenyawakan dengan diastase, maka alpha amylase akan
    mengubah pati menjadi dekstrin. Sedangkan beta amylase mengubah dekstrin dan
    pati hancur menjadi gula maltose. Selanjutnya gula maltose diubah oleh enzim
    maltose menjadi gula biasa, yang bila diasimilasikan dengan ragi akan menghasilkan
    karbondioksida yang dapat mengembangkan adonan, alkohol dan sejumlah kecil
    bahan lain seperti asam.

    Enzim protease berfungsi melembekkan, melembutkan atau menurunkan gluten
    yang membentu protein. Sehingga bila ingin memperoleh adonan roti yang baik
    maka sedikit enzim protease perlu disertakan.

    Tiga hal yang dapat mempengaruhi kegiatan enzim yaitu : suhu atau temperatur,
    kemasaman dan jangka waktu. Kegiatan enzim akan meningkat bila suhu dinaikkan
    hingga 145o F, selanjutnya diatas suhu tersebut kegiatan enzim akan menurun
    sehingga akhirnya berhenti bekerja. Sedangkan pada adonan yang bersifat masam
    yaitu antara pH 4,6 – 4,8 maka akan terbentuk maltose dalam jumlah besar. Jangka
    waktu juga memegang peranan penting terhadap kegiatan enzim, makin lama enzim
    bereaksi dalam suatu bahan makin banyak produksi yang dapat dicapai, sehingga
    enzim akan terus bekerja selama ada bahan tempat enzim tersebut bereaksi.

    Berikut ini ada beberapa fungsi enzim dalam peragian, yaitu: (1) dari bahan tepung
    dan sirup malt, enzim diastase berguna mencairkan pati, dan mengubah pati cair
    menjadi gula malt (jelai), (2) dari bahan tepung dan sirup malt, enzim protease
    berguna melembutkan gluten sehingga adonan roti dapat mengembang, (3) dari
    sumber ragi, enzim invertase dapat mengubah gula tebu menjadi gula campuran
    (invert sugar), (4) dari sumber ragi, enzim maltase dapat mengubah gula malt
    menjadi gula dekstrose, (5) dari sumber ragi, enzim zymase dapat mengubah gula campuran dan gula dektrose menjadi gas karbondioksida yang mengembangkan
    adonan dan alkohol yang hilang dari dalam roti selama proses pembakaran atau
    oven.