Tag: segar

  • Resep Puding Ikan Mas

    Resep Puding Ikan Mas

    BAHAN :
    • agar-agar putih 1 bungkus
    • susu sapi/milk 175 cc
    • air 300 cc
    • gula pasir 100 gram
    • slagroom 75 gram
    • pewarna merah dan kuning secukupnya (Pewarnan Makanan)
    • vanili secukupnya
    CARA MEMBUAT PUDING IKAN MAS :
    • Agar-agar, susu milk, dan gula pasir dicampur menjadi satu
    serta beri air sedikit sambil diaduk-aduk baru masukkan slagroom yang sudah dikocok kocok sebelumnya,
    aduk kembali, hinggs rata.
    • Setelah itu dimasak sampai mendidih.
    • Bagi agar-agar mejadi dua bagian. Satu bagian diberi warna merah, dan satu bagian lagi warna kuning.
    • Masukkan agar-agar warna merah ke cetakan (bagian kepala) dan agar-agar warn akuning
    masukkan ke bagian badan
    • Dinginkan, setalah keras lepaskan dari cerakan, hidangkan.

    (* Biasanya agar-agar sudah ada warnanya juga dengan aneka rasa/aroma, sehingga pewarna makanan tidak kita perlukan, dan dengan aneka rasa/aroma, membuat pudding semakin segar untuk di sajikan.)

  • Resep Bugis

    Resep Bugis

    BAHAN :
    1) tepung ketan 1 kg
    2) santan 1 gelas
    3) kelapa parut 2 ons
    4) gula merah secukupnya
    5) garam secukupnya
    6) daun pisang untuk membungkus
    CARA MEMBUAT BUGIS :
    1) Tepung ketan, santan, dan sedikit garam dicampur dan diuleni agar menjadi hat.
    2) Adonan diambil dengan ukuran satu sendok teh, dan dibuat menjadi bulatan-bulatan.
    3) Gula merah diiris tipis dengan pisau.
    4) Kelapa parut dicampurkan dengan gula tersebut.
    5) Daun pisang dibersihkan, kemudian bagian tengahnya diolesi dengan sedikit minyak makan
    Agar nantinya kue tidak lengket.
    6) Adonan bugis diletakkan di tengah daun, tepat di bagian yang diolesi minyak makan.
    7) Sedikit campuran gula merah dan kelapa parut dimasukkan ke bagian tengah adonan.
    8) Adonan bugis tersebut, kemudian dibungkus dengan daun, menjadi berbentuk persegi empat
    atau bentuk sesuai kreasi Anda.
    9) Kemudian adonan bugis dikukus hingga matang.
    CATATAN :
    Tepung ketan yang digunakan harus masih segar dan tidak bau , agar hasilnya enak.

  • Resep Juice Wortel & Apel

    Resep Juice Wortel & Apel

    BAHAN :
    • Wortel yang sudah direbus 1/2 matang dua buah
    • Apel segar 2 buah
    • Air jeruk 1 gelas
    • Madu secukupnya
    CARA MEMBUAT JUICE WORTEL & APEL :
    Potong-potong apel dan wortel, masukkan ke blender Miyako,
    campur dengan air jeruk dan madu secukupnya untuk menambah rasa manis.
    Jangan lupa masukkan juga es batu aduk sampai halus.
    Hidangkan dalam keadaan segar.

  • Resep Mandarin Soda Drink

    Resep Mandarin Soda Drink

    BAHAN :
    SIRUP
    1 buah jeruk lemon
    500 ml jus mandarin (diperoleh dari 11/2 kg jeruk mandarin)
    200 g gula pasir
    MEMBUAT SIRUP :
    • Kupas jeruk lemon, ambil bagian kuningnya saja (awas, bagian putihnya pahit), biarkan utuh.
    Ambil 3 lembar kulit jeruk lemon saja. Setelah itu peras airnya,
    sisihkan 1 sdm air jeruk lemon untuk sirup.
    • Rebus jus mandarin, gula pasir, dan kulit jeruk lemon sampai sirup agak kental
    (20 menit, sirup berkurang menjadi 300 ml). Angkat dan biarkan dingin. Sebelum sirup disajikan,
    masukkan 1 sdm air jeruk lemon yang disisihkan. Aduk rata.
    PENYAJIAN :
    Tuang sirup (75 ml) ke dalam gelas tinggi, beri beberapa jeruk mandarin dan es serut,
    isi penuh dengan air soda. Hiasi dengan daun mint.
    INFO :
    Kalau Anda harus mengurangi asupan soda karena darah tinggi, pakailah low soda water yang rendah kandungan sodanya. Tapi tanpa air soda pun minuman ini tetap segar.
    Untuk 4 porsi
    Persiapan: 10 menit
    Memasak: 20 menit

    Info nutrisi per porsi :
    Energi: 301,5 kalori
    Lemak: 0,1 g
    Kolesterol: 0 mg
    Serat: 0,3 mg

  • Resep Cara Menyimpan Telur

    Resep Cara Menyimpan Telur

    Bila kita membeli telur di pedagang yang ramai jarang sekali mendapatkan telur lama
    ataupun rusak, karena stoknya cepat habis dan diganti yang baru. Berbeda bila kita
    membeli dari pedagang yang relatif sepi, kita harus hati-hati memilih telur. Berikut ini
    beberapa cara memilih dan menyimpan telur yang bisa kita jadikan pedoman.

    Telur segar mempunyai kekentalan yang baik, sehingga kuning telur terletak di
    tengah. Makin lama larutan didalamnya makin encer sehingga kuning telur berkeser
    ke tepi. Selain itu, kantung udara di bagian ujung membulat telur relatif kecil daripada
    telur segar, diameternya sekitar 1,5 cm.

    Kantong udara itu makin lama juga akan membesar. Berdasarkan sifat itu, saat
    memilih telur segar kita bisa menggunakan cara:
    1. Telur diletakkan di depan cahaya dan diteropong isinya sambil diputar-putar,
    – bila kuning telur bergeser, telur sudah kurang segar.
    – bila kuning telur sudah pecah dan bercampur berarti telur sudah rusak.
    2. Telur direndam dalam air tawar atau larutan garam 10% ( 1 sendok teh garam
    dalam 2 gelas air),
    – bila telur tenggelam, menandakan masih segar
    – bila sedikit terapung, berarti kantong udara di ujung telur membesar dan
    menandakan telur sudah lama
    – bila telur melayang dalam larutan, berarti telur sudah rusak
    3. Pengamatan kulit luar:
    – telur yang masih segar berwarna kulit cerah
    – telur yang sudah lama biasanya mempunyai warna kulit kusam/keruh, juga
    mulai timbul bintik-bintik hitam yang disebabkan oleh pertumbuhan jamur.

    Kita sering membeli telur dalam jumlah banyak dan kita simpan untuk persiapan bila
    sewaktu-waktu dibutuhkan. Tahapan untuk persiapan penyimpanan telur, dapat
    berpedoman sebagai berikut:
    1. Sebelum disimpan, telur perlu dicuci lebih dulu untuk menghilangkan kotorankotoran
    yang biasanya berada dari kandang. Sebaiknya telur direndam dulu,
    supaya kotoran mudah lepas. Pencucian/penggosokan yang berlebihan
    mengakibatkan kulit telur menipis dan mudah pecah. selain itu, juga
    menyebabkan pelebaran pori-pori telur, sehingga bakteri mudak masuk dan
    merusak telur.
    2. Setelah dicuci, sebaiknya telur dicelupkan ke dalam minyak parafin cair (60
    derajad Celcius). Kemudian diangin-anginkan sehingga terbentuk lapisan tipis
    yang bisa menutupi pori-pori kuli telur dan ternidar dari serangan bakteri.
    3. Atau bisa juga dengan cara telur dicelupkan ke dalam air mendidih sebentar saja
    (sekitar 5 detik). Cara ini membentuk lapisan tipis sekeliling kulit telur bagian
    dalam akibat satu lapisan tipis putih telur terkoagulasi. Lapisan itu juga berfungsi
    menutup pori-pori kulit telur.
    4. Selanjutnya, telur siap disimpan dalam lemari pendingin, lebih baik lagi pada
    suhu 0 derajat Celsius agar telur bisa tetap segar dalam waktu lama.

  • Resep Menjaga Kesegaran Sayuran

    Barangkali kita dapat menjawab pertanyaan ini dengan gampang, “membungkusnya
    dengan plastik, lalu menyimpannya ke dalam kulkas”. Paling tidak, itu yang paling
    sering kita lakukan. Salahkah? Tidak. Sama sekali tidak. Cara ini sangat praktis.
    Murah, mudah diingat, bahkan sudah menjadi gerakan refleks. Dan hasilnya, pun
    tidak mengecewakan. Sayuran kita bisa bertahan sampai dua atau tiga hari. Bahkan
    sayuran yang berupa buah dapat dijaga kesegarannya sampai satu minggu.

    Cara ini pun cukup aman dari masalah penurunan kandungan beberapa jenis
    gizinya. Paling tidak untuk beberapa jenis sayuran. Karena pada suhu rendah,
    kandungan vitamin dan mineralnya dapat dikatakan praktis utuh, oleh sebab vitamin
    dan mineral ini praktis tidak terurai. Beberapa jenis enzim pun tidak aktif, sehingga
    perubahan-perubahan enzimatisnya praktis terhenti.

    Tetapi, dengan cara ini sayuran menjadi layu, bahkan tidak jarang menjadi kering,
    sehingga bila dimasak, kesegaran khas sayurannya tidak dapat kita nikmati lagi.
    Mengapa? Ya, suhu rendah memang sangat efektif untuk menjaga sayuran ‘tampak
    segar’, dengan perubahan kandungan vitamin dan mineral yang relatif kecil. Tetapi
    pada suhu demikian cairan, termasuk cairan di dalam sel-sel sayuran, akan
    membeku. Akibatnya, sel-sel sayuran kehilangan cairan sehingga layu, atau bahkan
    kering.

    Untuk menghindari masalah ini, maka sayur-sayuran yang helaian daunnya tipis
    sebaiknya tidak disimpan di dalam kulkas. Ada cara lain untuk menyimpan sayursayuran
    jenis ini yang juga mudah, efektif, dan jauh lebih murah. Yaitu dengan
    menempatkan bagian pangkal sayurannya ke dalam air. Dengan cara ini
    metabolisma sayuran masih terus berlangsung, sehingga kesegaran sayurannya
    relatif lebih lama dipertahankan. Untuk menghambat metabolisma sekaligus untuk
    memperkecil penguapan, bagian sayurnya dapat dibungkus dengan plastik, dan
    sebaiknya yang berwarna hitam (plastik kresek) atau yang tidak tembus cahaya,
    agar fotosintesis sayur-sayuran ini terhambat.

    Kelemahan cara ini adalah warna hijaunya cepat pudar. Sekalipun bagian daunya
    telah kita bungkus, proses fotosintesis tidak dapat dihentikan sama sekali, sehingga
    peruraian klorofil tidak dapat dihindarkan. Walaupun demikian cara ini dapat
    menjaga kesegaran sayur beserta warna hijaunya, untuk paling tidak selama dua
    sampai tiga hari, atau lebih kurang sebanding dengan jangka waktu simpan kulkas –
    yang notabenne mengakibatkan penurunan kesegaran sayurannya sendiri. Untuk
    sayur-sayuran yang tidak berwarna hijau, seperti kobis, kobis bunga, dan beberapa jenis sawi dapat disimpan lebih lama, bahkan dapat sampai satu minggu, tanpa
    perbedaan kesegaran yang berarti. Selamat mencoba.