Tag: Tumpeng

  • Resep Nasi Kuning

    Resep Nasi Kuning

    BAHAN :
    750 g beras, cuci bersih
    100 g beras ketan, rendam selama 30 menit, tiriskan
    10 cm kunyit tua, parut, peras airnya
    1250 ml santan, dari 1 butir kelapa
    2 batang serai, memarkan
    2 lembar daun pandan, suwir-suwir, ikat
    5 lembar daun jeruk
    2 sdt garam
    1 sdm air jeruk
    CARA MEMASAK :
    1. Siapkan cetakan tumpeng volume 1.000 ml.
    Panaskan air dalam dandang, campur beras dan beras ketan, kukus hingga setengah matang ( + 20 ) menit, angkat.
    Pindahkan ke dalam panci, sisihkan.
    2. Campur air kunyit dengan santan, serai,daun pandan, daun jeruk, dan garam.
    Jerang di atas api hingga mendidih sambil diaduk-aduk, angkat.
    3. Tuang santan ke dalam panci berisi beras, aduk hingga rata, lalu jerang di atas api
    sambil sesekali diaduk, masak hingga santan mengering (menjadi aron), angkat.
    Masukkan air jeruk nipis, aduk rata.
    4. Panaskan dandang, masukkan nasi aron, kukus hingga matang (+ 25 menit), angkat.
    Alasi cetakan tumpeng dengan daun, masukkan nasi selagi panas sambil ditekan-tekan hingga padat,lalu balikkan segera di atas piring saji.
    ——————————-
    Waktu Memasak : -/+ 60 menit
    Tingkat Kesulitan : Mudah
    Untuk : + 8 orang
    ————————-
    TIP NASI KUNING (TUMPENG) :
    • Agar tumpeng padat, jangan masukkan nasi sekaligus ke dalam cetakan. Setiap kali
    masukkan sebagian dan tekan-tekansampai padat.
    • Bila belum hendak disajikan, tutup tumpeng dengan daun pisang atau plastik
    lengket agar permukaannya tidak kering
    ———————————————
    TIP MEMBUAT TUMPENG :
    • Agar nasi berwarna kuning tajam dan tidak pudar, pakailah kunyit tua (kunyit empu) segar, parut,
    saring/peras airnya agar ampas tidak mengotori nasi.
    • Campurkan air jeruk nipis ke dalam nasi aron, baru dikukus.
    • Agar rasa nasi lebih gurih, baunya wangi, dan tidak cepat basi, didihkan dahulu santan yang digunakan
    untuk mengaron beras bersama daun pandan, serai,daun jeruk, dan daun salam.
    • Agar tumpeng tidak mudah pecahADerantakan, campurkan sedikit beras ketan ke dalam nasi aron.
    Cetak nasi selagi panas, tekan-tekan sambil dipadatkan.
    Tutup dengan daun pisang atau plastik lengket sampai saat diartikan agar tumpeng tidak kering.
    • Agar penampilan tumpeng cantik dan proporsional, perhatikan perbandingan ukuran tinggi tumpeng dengan
    wadahnya. Sebaiknya tinggi tumpeng tidak melebihi 2/3 ukuran diameter alas/wadahnya.
    ————————————-
    TIP MENGHIAS TUMPENG & NASI :
    Ada beberapa tip praktis agar hidangan nasi Anda bisa tampil lebih semarak dan memikat.
    • Beri hiasan: Gunakan wadah yang besar untuk nasi, alasi dengan daun agar terlihat impresif.
    Beri hiasan/garnis dari buah dan sayuran yang tidak cepat layu seperti mentimun, cabai, tomat, wortel,
    Daun selada, peterseli, daun bawang, dll. Bentuk hiasan/ukiran buah dan sayur tidak perlu terlalu rumit
    Sehingga lebih menonjol dari penampilan nasi itu sendiri.Sedangkan nasinya, hiasi dengan taburan bawang
    goreng, cabai, atau peterseli agar tidak terlihat polos.
    • Gunakan benda-benda khas:
    Benda-benda atau perabot yang khas sesuai dengan tema acara bisa menggugah suasana.
    Misalnya hiasan dari telur untuk acara Paskah, pita dan lilin untuk acara ulang tahun,
    kain songket/tenun untuk acara yang berbau tradisi Melayu, piring dan peralatan makan
    khas dari daerah tertentu, dsb.
    • Manfaatkan warna:
    Warna khas juga bisa menyemarakkan pesta. Pilih warna hijau dan merah untuk Natal,
    kuning dan warna cerah untuk Paskah, hijau atau putih untuk Maulud, dsb.

  • Resep      Tumpeng Putih

    Resep Tumpeng Putih

    BAHAN :
    • 100 g beras ketan, rendam 1 jam, tiriskan
    • 750 g beras pulen, cuci bersih, tiriskan
    • 750 ml santan, dari 1 butir kelapa
    • 2 lembar daun salam
    • 2 batang serai, memarkan
    • 2 lembar daun pandan, sobek-sobek
    • 1/2 sdt garam
    • Air Jeruk nipis
    CARA MEMBUAT :
    1. Campur beras ketan dan beras, kukus sampai setengah matang (15 menit),masukkan ke dalam panci, sisihkan.
    2. Masak santan bersama daun salam, serai, daun pandan, dan garam hingga mendidih, saring, sisihkan.
    3. Jerang panci beras di atas api, tuang santan sambil diaduk-aduk agar santan terserap oleh beras (menjadi aron), angkat.
    Pindahkan nasi aron ke dalam dandang yang sudah dipanaskan, kukus sampai matang (30 menit), angkat.
    4. Lapisi cetakan tumpeng dengan daun pisang atau plastik. Masukkan nasi ke dalam cetakan tumpeng selagi panas.Tekan tekan sampai padat,
    balikkan segera dan lepaskan dari cetakannya. Hias tumpeng sesuai selera.
    ——————————————-
    TIP NASI (TUMPENG) :
    • Agar tumpeng padat, jangan masukkan nasi sekaligus ke dalam cetakan.
    Setiap kali masukkan sebagian dan tekan-tekan sampai padat.
    • Bila belum hendak disajikan, tutup tumpeng dengan daun pisang atau plastik
    lengket agar permukaannya tidak kering
    ———————————————
    TIP MEMBUAT TUMPENG :
    • Campurkan air jeruk nipis ke dalam nasi aron, baru dikukus.
    • Agar rasa nasi lebih gurih, baunya wangi, dan tidak cepat basi, didihkan dahulu santan yang digunakan untuk mengaron beras bersama
    daun pandan, serai, daun jeruk, dan daun salam.
    • Agar tumpeng tidak mudah pecah dan berantakan, campurkan sedikit beras ketan ke dalam nasi aron.
    Cetak nasi selagi panas, tekan-tekan sambil dipadatkan.
    Tutup dengan daun pisang atau plastik lengket sampai saat diartikan agar tumpeng tidak kering.
    • Agar penampilan tumpeng cantik dan proporsional, perhatikan perbandingan ukuran tinggi tumpeng dengan
    wadahnya. Sebaiknya tinggi tumpeng tidak melebihi 2/3 ukuran diameter alas/wadahnya.
    ————————————-
    TIP MENGHIAS TUMPENG & NASI :
    Ada beberapa tip praktis agar hidangan nasi Anda bisa tampil lebih semarak dan memikat.
    • Beri hiasan: Gunakan wadah yang besar untuk nasi, alasi dengan daun agar terlihat impresif.
    Beri hiasan/garnis dari buah dan sayuran yang tidak cepat layu seperti mentimun, cabai, tomat, wortel,
    Daun selada, peterseli, daun bawang, dll. Bentuk hiasan/ukiran buah dan sayur tidak perlu terlalu rumit
    Sehingga lebih menonjol dari penampilan nasi itu sendiri.Sedangkan nasinya, hiasi dengan taburan bawang
    goreng, cabai, atau peterseli agar tidak terlihat polos.
    • Gunakan benda-benda khas:
    Benda-benda atau perabot yang khas sesuai dengan tema acara bisa menggugah suasana.
    Misalnya hiasan dari telur untuk acara Paskah, pita dan lilin untuk acara ulang tahun,
    kain songket/tenun untuk acara yang berbau tradisi Melayu, piring dan peralatan makan
    khas dari daerah tertentu, dsb.
    • Manfaatkan warna:
    Warna khas juga bisa menyemarakkan pesta. Pilih warna hijau dan merah untuk Natal,
    kuning dan warna cerah untuk Paskah, hijau atau putih untuk Maulud, dsb.
    ————————————–
    Waktu Memasak :
    Tumpeng Putih -/+ 60 menit
    Urap Sayuran -/+ 30 menit
    Tingkat Kesulitan : Mudah
    Untuk : 8 orang