Tag: asam askorbat

  • Resep Sari Jambu Air

    Resep Sari Jambu Air

    BAHAN:
    150 gr jambu air
    100 gr buah naga
    60 ml air es
    2 potong es batu
    1 sdm madu
    CARA MEMBUAT SARI JAMBU AIR:
    1. Potong – potong jambu dan daging buah naga seukuran dadu
    2. Masukkan potongan jambu, buah naga, es batu, air es, dan madu ke dalam tabung blender. Proses hingga lembut. Tuang jus ke dalam gelas. Sajikan

    Untuk 2 porsi

    INFO GIZI:
    Kandungan air dari gula sederhana pada jambu air (syzygium aqueum ) mampu memulihkan energi dan menghilangkan dahaga. Panas dan suhu tinggi juga bisa di turunkan dengan mengkonsumsi jambu air. Seperti halnya buah yang lain, jambu air juga kaya serat. Setiap 100gr jambu air mengandung energi 90 kkal, protein 0,6 gr, lemak 0,2 gr,
    karbohidrat 6,5 gr kalsium 7 mg, fosfor 9 mg, besi 1,1 mg, dan asam askorbat 5 mg.

  • Resep Green Avocado Smoothie

    Resep Green Avocado Smoothie

    BAHAN:
    150gr daging buah avocad
    1 skop es krim vanilla
    1/2 sdm air jeruk lemon
    lsdm susu kental manis
    100 ml air es
    CARA MEMBUAT GREEN AVOCADO SMOOTHIE:
    1. Masukkan daging buah avokad,
    es krim vanilla, susu kental manis, jeruk
    lemon,dan air es ke dalam tabung blender.
    2. Proses hingga lembut. Angkat.
    Siapkan gelas saji. Tuang jus ke dalam gelas. Sajikan.
    INFO GIZI:
    Setiap 100gr avokad (persea americana) mengandung energi 92 kkal, protein 0,9 gr, lemak 6,4 gr, karbohidrat 7,6 gr
    kalsium 10 mg, fosfor 20 mg, zat besi 0,9 mg, retinol 54 mcg dan asam askorbat 13 mg. Avokad juga kaya akan serat
    kalium, asam lemak, oleat dan linoleat. Vitamin E dan lemak alami di dalam avokad juga membuat kulit balita menjadi sehat

    Untuk 2 porsi

  • Keripik Kentang (5)

    Keripik Kentang (5)

    • Tanaman kentang merupakan salah satu tanaman pendukung program
    diversifikasi pangan untuk memenuhi kebutuhan gizi masyarakat. Sebagai bahan makanan, kandungan nutrisi umbi kentang dinilai cukup baik, yaitu mengandung asam amino esensial, mineral, dan elemen-elemen mikro, di samping juga merupakan sumber vitamin C (asam askorbat), beberapa vitamin B (tiamin, niasin, vitamin B6)dan
    mineral P. Mg, dan K (International Potato Center, 1984).
    • Kentang (solanum tuberosum L) adalah tanaman dari suku Solanaceae yang memiliki
    umbi batang yang dapat dimakan yang disebut kentang juga. Secara garis besar kentang dapat
    dibedakan menjadi tiga golongan berikut:
    1. Kentang yang beruinbi kuning (kulit dan dagingnya), disebut kentang kuning
    (misalnya Eigenheimer, Patrones, Rapan 106 dan Thung 151C)
    2. Kentang yang berumbi putih (kulit dan dagingnya) disebut
    kentang putih disebut (Donatam Radosa dan Sabago)
    3. Kentang yang berumbi merah (kulitnya) dan berdaging kuning yang biasanya disebut
    kentang merah (misalnya. Desiree, Arka, dan Red Pontiac)

    Dari ketiga golongan kentang di atas, yang paling digemari adalah kentang kuning (granola).
    Hal ini karena rasanya enak, gurih, dan gempi (gembus). Kentang putih dan merah
    umumnya tidak begitu disenangi karena teksturnya agak lunak (lembek) dan sedikit berair.
    Selain kentang granola, varietas lainnya yang banyak ditanam di Indonesia adalah kentang
    Atlantis, Cipanas,dan Segunung (Sahat, 1992).
    • Keripik kentang adalah kentang yang diiris tipis dan digoreng (deep fried) atau dipanggang
    sampai kering. Keripik kentang umumnya disajikan sebagai pembangkit selera (appetaizer)
    atau makanan ringan (snack). Jenis komersial biasanya dikemas dalam kantong untuk dijual. Pengolahan keripik yang paling sederhana adalah dengan cara digoreng dan digarami,
    tapi para produsen dapat menambahkan beberapa penyedap
    (umumnya menggunakan terna atau rempah, aditif buatan atau MSG).
    • Untuk menghasilkan keripik kentang baik perlu memperhatikan
    cara memilih kentang yang berkualitas baik, cirinya:
    • Memiliki kulit luar yang halus-rata
    • Tidak ada bagian kentang yang busuk
    • Memiliki ukuran yang tidak terlalu besar ataupun sebaliknya
    • Untuk membuat keripik kentang, sebaiknya gunakan jenis kentang berumbi putih
    ——————————-
    • Agar ketebalan irisan kentang sama, gunakan raja slicer. Karena alat tersebut memiliki ukuran tebal irisan yang dapat diatur, serta alat kerja slicer akan menyingkat waktu kerja kita.
    • Natrium Metabisulfit merupakan bahan tambahan makanan yang digunakan untuk menghambat reaksi pencokalatan (browning) pada kentang serta dapat membuat
    keripik kentang yang dihasilakan lebih renyah.
    • Kemasan yang baik untuk keripik kentang adalah kemasan plastik yang dikemas secara vacum.
    • Bila keripik kentang tersimpan baik dalam wadah tertutup
    (vacuum), keripik akan bertahan hingga 2 bulan.

  • Resep Coco-Softdrink: Minuman Kesehatan Dari Air Kelapa

    Di tengah semakin meningkatnya konsumsi berbagai ragam minuman ringan
    berlabel “minuman kesehatan” oleh masyarakat, terbuka satu peluang untuk
    memproduksi minuman kesehatan yang alamiah dari air kelapa. Minuman yang
    dikenal sebagai coco-softdrink ini mempunyai khasiat menyembuhkan kesulitan
    buang air kecil (urinaruy disorders). Perintis industri minuman ringan alamiah ini
    adalah sebuah perusahaan di Filipina, yang memang dikenal sebagai salah satu
    negara industri kelapa utama di dunia (Food Marketing & Technology, Dec. 1992).

    Produksi coco-softdrink ini membuka peluang pemanfaatan limbah air kelapa (tua)
    yang selama ini banyak terbuang. Di Indonesia, pemanfaatan limbah air kelapa
    masih amat terbatas, yang paling menonjol hanyalah sebagai bahan baku nata de
    coco atau “Sari Kelapa”. Meskipun sebenarnya air kelapa dapat diproses lebih lanjut
    untuk menghasilkan asam cuka (vinegar), alkohol, minuman anggur, dan cairan
    infus.

    Air kelapa yang berasal dari buah kelapa yang berumur lebih dari 7 bulan biasanya
    memiliki rasa yang istimewa. Rasa manisnya cukup dan didukung oleh flavor kelapa
    yang khas. Selain itu air kelapa ini mengandung berbagi zat makanan (nutrient) yang
    penting, antara lain: nitrogen, phosphor, kalium, magnesium, chlor, gula, asam
    askorbat, lemak, karbohidrat dan mineral lain.

    Pengembangan softdrink air kelapa ini didorong oleh kegemaran masyarakat
    terhadap air kelapa muda sebagai penghilang dahaga. Namun, berbeda dengan air
    kelapa muda, yang tua sudah kehilangan rasa manis – dan seringkali berasa asin,
    meskipun flavor kelapanya masih cukup kuat. Di sinilah letak tantangannya,
    bagaimana memperbaiki citarasa air kelapa tua untuk menyamai citarasa yang
    muda.

    Untuk mencapai cita rasa yang diharapkan, ternyata yang harus dilakukan tidak
    hanya penambahan gula, melainkan juga harus dilakukan “pengaturan” derajad
    keasaman (pH) sebesar 4,2 dan total padatan terlarut sebesar 10-12%, serta
    kandungan natrium sitrat sebesar 0.1 -0.15%. Proses pengolahan untuk mencapai
    kondisi di atas dilakukan dalam beberapa tahapan. Yang pertama air kelapa segar
    disaring dan kemudian dipasteurisasi. Selanjutnya dilakukan penyesuaian total
    padatan terlarut dan pH dengan penambahan gula dan asam – serta bahan
    pengawet. Larutan ini kemudian disentrifugasi (dipusingkan) dan dipasteurisasi
    sekali lagi. Akhirnya produk tersebut dapat dikemas dalam karton atau botol. Produk
    ini juga dapat dikarbonasi (gas CO2).

    Penyaringan dimaksudkan untuk memisahkan kotoran yang tercampur dalam air
    kelapa, misalnya serpihan sabut kelapa, rambut pekerja dll. Pateurisasi akan mematikan jasad renik yang dapat melakukan fermentasi dan menggumpalkan
    beberapa senyawa yang ada di dalam air kelapa. Akhirnya, sentrifugasi diperlukan
    untuk menjernihkan cairan ini. Jika pasteurisasi dilakukan dengan baik maka produk
    ini akan dapat bertahan selama 6 bulan atau lebih dalam penyimpanan suhu kamar
    (28-32oC). Berdasarkan survei di Filipina, produk coco-softdrink disukai oleh
    konsumen – terutama yang dikarbonasi.