• Tanaman kentang merupakan salah satu tanaman pendukung program
diversifikasi pangan untuk memenuhi kebutuhan gizi masyarakat. Sebagai bahan makanan, kandungan nutrisi umbi kentang dinilai cukup baik, yaitu mengandung asam amino esensial, mineral, dan elemen-elemen mikro, di samping juga merupakan sumber vitamin C (asam askorbat), beberapa vitamin B (tiamin, niasin, vitamin B6)dan
mineral P. Mg, dan K (International Potato Center, 1984).
• Kentang (solanum tuberosum L) adalah tanaman dari suku Solanaceae yang memiliki
umbi batang yang dapat dimakan yang disebut kentang juga. Secara garis besar kentang dapat
dibedakan menjadi tiga golongan berikut:
1. Kentang yang beruinbi kuning (kulit dan dagingnya), disebut kentang kuning
(misalnya Eigenheimer, Patrones, Rapan 106 dan Thung 151C)
2. Kentang yang berumbi putih (kulit dan dagingnya) disebut
kentang putih disebut (Donatam Radosa dan Sabago)
3. Kentang yang berumbi merah (kulitnya) dan berdaging kuning yang biasanya disebut
kentang merah (misalnya. Desiree, Arka, dan Red Pontiac)

Dari ketiga golongan kentang di atas, yang paling digemari adalah kentang kuning (granola).
Hal ini karena rasanya enak, gurih, dan gempi (gembus). Kentang putih dan merah
umumnya tidak begitu disenangi karena teksturnya agak lunak (lembek) dan sedikit berair.
Selain kentang granola, varietas lainnya yang banyak ditanam di Indonesia adalah kentang
Atlantis, Cipanas,dan Segunung (Sahat, 1992).
• Keripik kentang adalah kentang yang diiris tipis dan digoreng (deep fried) atau dipanggang
sampai kering. Keripik kentang umumnya disajikan sebagai pembangkit selera (appetaizer)
atau makanan ringan (snack). Jenis komersial biasanya dikemas dalam kantong untuk dijual. Pengolahan keripik yang paling sederhana adalah dengan cara digoreng dan digarami,
tapi para produsen dapat menambahkan beberapa penyedap
(umumnya menggunakan terna atau rempah, aditif buatan atau MSG).
• Untuk menghasilkan keripik kentang baik perlu memperhatikan
cara memilih kentang yang berkualitas baik, cirinya:
• Memiliki kulit luar yang halus-rata
• Tidak ada bagian kentang yang busuk
• Memiliki ukuran yang tidak terlalu besar ataupun sebaliknya
• Untuk membuat keripik kentang, sebaiknya gunakan jenis kentang berumbi putih
——————————-
• Agar ketebalan irisan kentang sama, gunakan raja slicer. Karena alat tersebut memiliki ukuran tebal irisan yang dapat diatur, serta alat kerja slicer akan menyingkat waktu kerja kita.
• Natrium Metabisulfit merupakan bahan tambahan makanan yang digunakan untuk menghambat reaksi pencokalatan (browning) pada kentang serta dapat membuat
keripik kentang yang dihasilakan lebih renyah.
• Kemasan yang baik untuk keripik kentang adalah kemasan plastik yang dikemas secara vacum.
• Bila keripik kentang tersimpan baik dalam wadah tertutup
(vacuum), keripik akan bertahan hingga 2 bulan.