Tag: bawang perai

  • Resep Pelemak Boh Manuk

    Resep Pelemak Boh Manuk

    BAHAN:
    • Telur ayam 5 butir
    • Bawang merah 3 butir, iris tipis
    • Bawang putih 2 siung, iris tipis
    • Daun salam 1 lembar
    • Jahe 1 cm, memarkan
    • Bawang perai 1 batang, iris 1 cm
    • Cabai rawit merah 4 buah, buang tangkainya dan biarkan utuh
    • Cabai rawit hijau 4 buah, buang tangkainya dan biarkan utuh
    • Santan 1000 ml dari ½ butir kelapa
    • Asam sunti 3 buah
    • Garam secukupnya
    • Minyak goreng 2 sendok Makan
    BUMBU HALUS:
    • Kunyit 1 cm, kupas
    • Ketumbar 1/2 sendok teh
    • Merica 1/4 sendok teh
    CARA MEMBUAT PELEMAK BOH MANUK:
    1. Panaskan minyak, tumis bumbu halus, bawang merah, bawang putih, daun salam dan jahe hingga harum.
    2. Tuang santan. Masukkan asam sunti, masak sambil sesekali diaduk hingga mendidih.
    3. Pecahkan telur ayam satu persatu, rebus hingga matang.
    4. Tambahkan bawang perai, semua cabal rawit dan garam. Didihkan kembali, angkat. Sajikan.
    UNTUK 5 PORSI

    TIPS:
    1. Agar telur tidak saling menempel, masak telur hingga benar-benar matang sebelum memasukkan telur berikutnya.
    2. Jika menginginkan bentuk telur yang rapi, cetak telur dengan menggunakan sendok sayur.
    3. Asam sunti dapat diganti dengan belimbing wuluh, jika Anda kesulitan mendapatkannya.

  • Resep Murtabak

    Resep Murtabak

    SEKILAS INFO :
    Murtabak adalah sejenis makanan yang biasa ditemukan di Arab Saudi terutama di wilayah Hijaz.
    Tergantung pada lokasi penjualannya, nama dan komposisi murtabak dapat bervariasi. Di Indonesia
    Murtabak lebih populer dengan nama Martabak. Ada dua jenis martabak, yaitu martabak telur yang terbuat
    dari campuran telur dan daging serta martabak manis atau martabak terang bulan yang biasanya diisi cokelat.
    Sejarah Martabak di Indonesia:
    Pada sekitar awal tahun 1930-an, beberapa aZuda asal daerah Lebaksiu, Tegal, Jawa Tengah,mengadu nasib dengan berjualan makanan dan mainan anak-anak pada perayaan yang dilangsungkan di kota-kota besar seperti Semarang. Di kota inilah salah seorang pemuda yang bernama Ahmad bin Abdul Karim berkenalan dengan seorang pemuda India bernama
    Abdullah bin Hasan al-Malibary. Dari hasil persahabatan mereka, Abdullah diajak berkunjung ke kampung halaman Ahmad di Desa
    Lebaksiu Kidul, Tegal. Abdullah berkenalan dengan adik perempuan Ahmad yang bernama Masni binti Abdul Karim.
    Kemudian Abdullah mempersunting Masni, adik perempuan Ahmad, pada tahun 1935. Abdullah atau biasa disebut Tuan Duloh adalah seorang saudagar yang cukup ternama di zamannya. Salah satu keahlian
    Abdullah adalah membuat makanan yang terbuat dari adonan terigu yang bernama martabak.
    Dialah salah satu di antara pemuda-pemuda India yang berhasil memodifikasi martabak dari resep aslinya. Hal ini untuk menyesuaikan dengan citarasa maupun kebiasaan masyarakat di Indonesia, terutama orang Jawa, yang pada umumnya gemar makan sayur-sayuran dan tidak terlalu suka mengonsumsi daging secara berlebihan.
    Sampai saat ini, jenis martabak telur yang dapat ditemukan di hampir seluruh pelosok Indonesia adalah hasil modifikasi.
    BAHAN MURTABAK TELUR :
    • tepung terigu protein sedang 400 gram
    • telur ayam 2 butir, kocok
    • garam 1/2 sendok teh
    • margarin 1 sendok makan
    • air 150 ml
    • minyak sayur 300 ml
    BAHAN ISI MURTABAK TELUR :
    • telur ayam 3 butir
    • daging kambing cincang 250 gram, tumis hingga kering.
    • bumbu kari bubuk 2 sendok teh
    • bawang perai 3 batang, iris halus
    • bawang putih 3 siung, cincang halus
    • merica bubuk 1 sendok teh
    • garam secukupnya
    • minyak samin 2 sendok makan
    CARA MEMBUAT MURTABAK :
    1. Kulit : Campur semua bahan kecuali minyak sayur, uleni hingga kalis. Bagi adonan menjadi 10 bagian.
    2. Bulatkan adonan, rendam dalam minyak sayur selama 1 jam. Sisihkan.
    3. Pipihkan adonan hingga tipis
    4. ISI : Kocok telur ayam, tambahkan bahan isi lainnya. Aduk hingga rata. Panaskan minyak dalam wajan anti lengket,
    bentangkan 1 bagian adonan kulit di atas wajan. Tuang adonan isi di bagian tengahnya, lipat bentuk amplop.
    Masak hingga kedua sisinya berwarna kuning kecoklatan dan kering. Angkat, lakukan hingga adonan habis.
    5. Potong-potong dan sajikan.

    Untuk 10 buah.