Tag: Kentang kuning

  • Keripik Kentang (5)

    Keripik Kentang (5)

    • Tanaman kentang merupakan salah satu tanaman pendukung program
    diversifikasi pangan untuk memenuhi kebutuhan gizi masyarakat. Sebagai bahan makanan, kandungan nutrisi umbi kentang dinilai cukup baik, yaitu mengandung asam amino esensial, mineral, dan elemen-elemen mikro, di samping juga merupakan sumber vitamin C (asam askorbat), beberapa vitamin B (tiamin, niasin, vitamin B6)dan
    mineral P. Mg, dan K (International Potato Center, 1984).
    • Kentang (solanum tuberosum L) adalah tanaman dari suku Solanaceae yang memiliki
    umbi batang yang dapat dimakan yang disebut kentang juga. Secara garis besar kentang dapat
    dibedakan menjadi tiga golongan berikut:
    1. Kentang yang beruinbi kuning (kulit dan dagingnya), disebut kentang kuning
    (misalnya Eigenheimer, Patrones, Rapan 106 dan Thung 151C)
    2. Kentang yang berumbi putih (kulit dan dagingnya) disebut
    kentang putih disebut (Donatam Radosa dan Sabago)
    3. Kentang yang berumbi merah (kulitnya) dan berdaging kuning yang biasanya disebut
    kentang merah (misalnya. Desiree, Arka, dan Red Pontiac)

    Dari ketiga golongan kentang di atas, yang paling digemari adalah kentang kuning (granola).
    Hal ini karena rasanya enak, gurih, dan gempi (gembus). Kentang putih dan merah
    umumnya tidak begitu disenangi karena teksturnya agak lunak (lembek) dan sedikit berair.
    Selain kentang granola, varietas lainnya yang banyak ditanam di Indonesia adalah kentang
    Atlantis, Cipanas,dan Segunung (Sahat, 1992).
    • Keripik kentang adalah kentang yang diiris tipis dan digoreng (deep fried) atau dipanggang
    sampai kering. Keripik kentang umumnya disajikan sebagai pembangkit selera (appetaizer)
    atau makanan ringan (snack). Jenis komersial biasanya dikemas dalam kantong untuk dijual. Pengolahan keripik yang paling sederhana adalah dengan cara digoreng dan digarami,
    tapi para produsen dapat menambahkan beberapa penyedap
    (umumnya menggunakan terna atau rempah, aditif buatan atau MSG).
    • Untuk menghasilkan keripik kentang baik perlu memperhatikan
    cara memilih kentang yang berkualitas baik, cirinya:
    • Memiliki kulit luar yang halus-rata
    • Tidak ada bagian kentang yang busuk
    • Memiliki ukuran yang tidak terlalu besar ataupun sebaliknya
    • Untuk membuat keripik kentang, sebaiknya gunakan jenis kentang berumbi putih
    ——————————-
    • Agar ketebalan irisan kentang sama, gunakan raja slicer. Karena alat tersebut memiliki ukuran tebal irisan yang dapat diatur, serta alat kerja slicer akan menyingkat waktu kerja kita.
    • Natrium Metabisulfit merupakan bahan tambahan makanan yang digunakan untuk menghambat reaksi pencokalatan (browning) pada kentang serta dapat membuat
    keripik kentang yang dihasilakan lebih renyah.
    • Kemasan yang baik untuk keripik kentang adalah kemasan plastik yang dikemas secara vacum.
    • Bila keripik kentang tersimpan baik dalam wadah tertutup
    (vacuum), keripik akan bertahan hingga 2 bulan.

  • Resep Frankfurter

    Resep Frankfurter

    BAHAN :
    A.
    12 buah sosis sapi (ukuran sosis sama dengan sosis untuk hotdog)
    12 lembar smoke beef.
    Acar ketimun dalam botol.
    B.
    Wortel dan buncis secukupnya. Dipotong memanjang lalu direbus.Tiriskan.
    Daun slada pilih yang segar, cuci sampai bersih.
    Kacang polong dalam kaleng kecil, buka kemudian tiriskan.
    C.Puree kentang.
    Kentang kuning yang baik direbus kemudian dibuang kulitnya Lalu dipres sampai lembut, berilah bumbu merica, pala, vetsin serta garam secukupnya.
    D.Saus.
    Tumislah mentega (2 sendok makan) dengan sebutir bawang putih yang telah dihaluskan. Bubuhkan 4 sendok Fruitty Sauce (dapat dibeli di supermarket).
    Tuangkan satu gelas air matang, masaklah hingga agak kental
    Dapat ditambah dengan kecap maggi.
    CARA MEMBUAT FRANKFURTER :
    BAHAN A:
    Panaskan satu sendok mentega. Masukkan sosis sapi ke dalamnya, hingga cukup panas. Bungkuslah satu buah sosis sapi dengan satu lembar smoke beef. Tusuklah acar ketimun yang telah dipotong kecil dengan tusuk gigi pada sosis yang telah dibungkus
    Demikian juga untuk sosis-sosis yang lain. Susunlah sosis tersebut di atas piring besar.
    BAHAN B :
    Wortel serta buncis yang telah direbus, ditumis sebentar saja dengan mentega panas.
    Kemudian susunlah di atas daun slada satu persatu dibersihkan, dipergunakan untuk menghias piring tersebut. Taburlah dengan kacang polong.
    BAHAN C :
    Puree kentang dapat dibuat hiasan menurut selera anda. Seperti dibuat ayam, burung dan sebagainya.Untuk hiasan tambahan anda dapat mempergunakan cabe merah, wortel, lobak atau tomat yang dapat dibentuk menjadi beraneka ragam bunga.
    BAHAN D :
    Saus dapat disajikan di dalam tempat tersendiri.