Tag: Kudapan Favorit Bangsawan

  • Resep Prawan Kenes

    BAHAN:
    1 sisir pisang kepok matang pohon
    2 Imbr daun pandan
    200 ml santan kental (dari 1 bh kelapa)
    Garam, gula secukupnya
    Bilah bambu untuk menjepit
    CARA MEMBUAT PRAWAN KENES:
    1. Kukus pisang kepok hingga matang. Angkat dan kupas kulitnya.
    2. Belah pisang membujur, sisipi tengahnya dengan ujung daun pandan,
    lalu lingkarkan daun tersebut di sekeliling pisang.
    3. Buat penjepit dari sebilah bambu dengan panjang 25 cm dan lebar
    1 cm . Belah bambu membujur menjadi dua bagian sama rata sam-.
    pai ± 2 cm dari ujung satunya. Pisang kemudian dijepit dengan
    bilah bambu tersebut.
    4. Pisang yang telah dijepit bilah bambu kemudian diipanggang di
    atas bara api arang kayu sambil sesekali diolesi areh gurih. Dilakukan
    berulang sehingga areh meresap pada pisang.
    5. Ujung bambu (yang tidak dibelah) ditusukkan tangkai daun pepaya
    (glonggong), sedang bagian ujung yang lain dililit dengan daun pisang
    dan beri pengikat berupa tali bambu.
    6. Areh: Masak santan dengan api kecil, sambil diaduk—aduk sampai
    volumenya tinggal separuh kemudian ditambahkan gula dan garam.
    Angkat dan siramkan diatas pisang.

    Menu khas ini menjadi favorit Sri Sultan HBVII sebagai makanan ringan yang
    dinikmati saat waktu senggang atau setelah makan utama.

  • Resep Rasa Tunggal

    BAHAN:
    1000 gr singkong
    500 gr gula jawa
    1 ruas jahe, memarkan
    1 btg serai, memarkan
    2 lembar daun pandan
    Garam secukupnya
    CARA MEMBUAT RASA TUNGGAL:
    1. Rebus singkong sampai matang. Dinginkan.
    2. Gula jawa, jahe, serai, daun pandan, sedikit garam dimasak hingga mengental.
    3. Masukkan singkong dan rebus kembali. Aduk hingga rata.
    4. Angkat dan lilit singkong dengan sobekan kecil daun pisang. Sajikan.

    Dengan pengolahan yang sedikit berbeda, singkong tanaman asli Indonesia
    ini tetap digemari oleh KGPAA. Mangkubumi dan ikut mewarnai aneka
    macam jenis kudapan di Keraton Ngayogyakarta.

  • Resep Sumo Ewo

    Resep Sumo Ewo

    BAHAN:
    250 gr tepung trigu
    3 btr telur
    1 sdt vanili
    1 btr kelapa muda
    100 gr gula Jawa
    Garam secukupnya
    Margarin secukupnya
    CARA MEMBUAT SUMO EWO:
    1. Kocok kuning telur kemudian masukkan tepung terigu sedikit demi sedikit, aduk hingga rata.
    2. Kocok putih telur sampai mengembang. Kemudian masukkan adonan kuning telur. Beri sedikit garam dan aduk hingga rata.
    3. Panaskan pan, beri sedikit margarin. Tuangkan adonan sebanyak satu sendok adonan dan ratakan (seperti membuat dadar).
    4. Enten-enten: panaskan gula jawa yang sudah disisir, dengan sedikit air sampai berbuih. Masukkan kelapa muda dan vanili. Aduk rata dan angkat.
    5. Masukkan enten-enten ke dalam dadar, kemudian lipat segi empat.
    6. Sajikan dengan guyuran santan kental yang sudah direbus. Lalu beri sedikit garam.
    CATATAN:
    1. Kalau dadar ini diisi dengan selai nanas, dan diguyur via (susu dimasak dengan gula pasir, sedikit garam dan kuning telur), maka disebut PAN BLIT.
    2. Dadar tanpa isi dimakan dengan juruh (gula merah dimasak dengan daun pandan, sedikit garam dan sedikit guia pasir) atau dapatjuga juruh
    diisikan ke dalam dadar, disebut PANEKUK.

    INFO:
    Menu makanan Sri Sultan HB VIII memang lebih menunjukkan pengaruh kuliner barat dibandingkan ayahandanya. Terlihat pada makanan sumo ewo ini, sebagai makanan ringan yang mirip dengan makanan versi barat ketika diubah sedikit isinya.

  • Resep Srabi Kocor

    Resep Srabi Kocor

    BAHAN:
    300 gr tepung beras, yang masih baru
    100 gr tepung terigu
    200 gr santan
    250 gr gula merah
    Garam secukupnya
    CARA MEMBUAT SRABI KOCOR:
    1. Masak santan dan garam hingga mendidih. Dinginkan.
    2. Campur tepung beras dan tepung terigu dan beri santan. Campur hingga rata.
    3. Panasi cobek tanah liat dan olesi dengan parutan kelapa hingga berminyak.
    4. Tuangkan adonan sebanyak 1 sendok sayur, tutup dan masak hingga matang.
    5. Juruh: masak gula jawa dan air hingga kental.
    6. Sajikan srabi dengan juruh.

    INFO:
    Serabi kocor, salah satu bentuk percampuran makanan berkuah dari barat
    dengan selera rasa tradisional Indonesia. Makanan tradisional asli kota Solo ini
    ternyata sangat digemari oleh KGPAA. Mangkubumi.

  • Resep Pisang Keju

    Resep Pisang Keju

    BAHAN:
    1 sisir pisang raja masak pohon.
    2 Keju parmesan untuk taburan
    3 Margarin untuk menggoreng
    CARA MEMBUAT PISANG KEJU:
    1. Lelehkan margarin, goreng pisang raja sampai kecoklatan. Angkat.
    2. Sajikan dengan taburan keju parut diatasnya

    INFO:
    Keju yang berasal dari Belanda ini, ikut mewarnai aneka menu masakan di
    Indonesia. Dengan kombinasi lain seperti buah pisang ini, pisang keju menjadi
    makanan favorit Sri Sultan HB IX.

  • Resep Mete Goreng

    Resep Mete Goreng

    BAHAN:
    250 kg biji mete
    BUMBU:
    3 siung bawang putih
    Margarin untuk menumis
    CARA MEMBUAT METE GORENG:
    1. Tumis bawang putih dengan margarin hingga harum.
    2. Masukkan mete dan goreng sampai berwarna kekuningan.

    INFO:
    Kacang mete yang berasal dari jambu mete ini, berasal dari Wonogiri.
    Produk unggulan kota ini ternyata mampu menembus pasar ekspor. Tidak
    heran, jika pada akhirnya banyak orang menggemari mete sebagai camilan
    di waktu senggang. Begitu pula dengan Sri Sultan HB VIII yang menyukai
    kudapan mete goreng ini.

  • Resep Ledre

    Resep Ledre

    BAHAN:
    500 gr tepung terigu
    500 gr tepung beras
    200 ml santan
    7 btr telur ayam
    1 sisir pisang raja
    1/4 btr kelapa muda, parut memanjang
    200 gr gula pasir
    1 sdt vanili
    Garam secukupnya
    CARA MEMBUAT LEDRE:
    1. Kocok telur hingga mengembang, kemudian masukkan tepung terigu
    dan tepung beras sedikit demi sedikit sampai tercampur rata.
    2. Masukkan santan, garam, vanili dan kelapa parut. Aduk hingga rata.
    3. Panaskan cobek tanah Iiat, kemudian beri adonan sebanyak satu sendok.
    4. Setelah setengah matang, beri pisang, dan gula pasir di atasnya. Tekan
    pisang supaya menyatu dengan adonan.
    5. Setelah adonan kering dan matang, balik dan diamkan sebentar kemudian angkat.

    INFO:
    Ledre ini bukanlah ledre kering yang menjadi makanan khas Bojonegoro. Namun,
    ini adalah ledre basah yang diolah dari tepung terigu dan tepung beras,
    sehingga menjadi adonan yang nikmat. Tidak heran, jika rasanya yang manis
    legit mampu memikat lidah bangsawan Keraton Yogyakarta.

  • Resep Jenang Grendul

    Resep Jenang Grendul

    BAHAN:
    500 gr singkong
    500 gr gula jawa
    100 gr gula pasir
    2 Ibr daun pandan
    150 ml santan kental
    Garam secukupnya
    CARA MEMBUAT JENANG GRENDUL:
    1. Parut singkong, kemudian peras untuk mengeluarkan air patinya. Bentuk seperti bola kelereng dan beri sedikit garam.
    2. Rebus gula jawa dan gula pasir, beri sedikit garam dan daun pandan. Setelah mendidih, angkat kemudian disaring.
    3. Didihkan kembali air gula, lalu masukkan bola-bola singkong.
    4. Saus santan: masak santan, garam dan pandan dengan api kecil hingga matang.
    5. Sajikan bola-bola singkong dengan saus santan.

    INFO:
    Jenang, salah satu olahan singkong yang menjadi makanan khas Indonesia
    ini, menjadi salah satu menu favorit Sri Sultan HB IX. Dinikmati sebagai
    makanan ringan pengisi waktu luang atau setelah makan besar.

  • Resep Gethuk

    Resep Gethuk

    BAHAN:
    1000 gr ubi manis
    100 gr gula pasir
    1/4 btr kelapa agak muda, parut memanjang
    Garam secukupnya
    CARA MEMBUAT GETHUK:
    1. Kukus ubi hingga masak. Kuliti, dan haluskan dengan gula. Lalu giling sampai benar-benar halus.
    2. Ratakan pada loyang dan dipotong-potong.
    3. Sajikan dengan taburan parutan kelapa.

    INFO:
    Makanan asli Yogyakarta ini menjadi favorit hampir semua keluarga kerajaan keraton. Selalu dihidangkan sebagai makanan ringan dan dinikmati bersama saat waktu senggang.

  • Resep Roti Jok

    Resep Roti Jok

    BAHAN ROTI:
    300 gr tepung beras
    600 gr tepung terigu
    1000 gr telur ayam
    1500 ml air kelapa
    1 sdm ragi instan/vermipan
    Garam secukupnya
    BAHAN SEMUR:
    1250 gr daging ayam tanpa kulit
    750 gr kentang
    5 bh bawang merah
    3 btr cengkeh
    1 ruas kayu manis
    1 sdt merica
    1 bh pala
    Garam, secukupnya
    Kecap dan gula jawa, sesuai selera
    CARA MEMBUAT ROTI JOK:
    SEMUR:
    1. Haluskan bawang merah, merica, pala, dan garam.
    2. Iris kentang dan ayam seukuran kotak kecil-kecil. Masak dengan bumbu halus.
    3. Masukkan cengkeh dan kayu manis. Masak hingga matang.
    ROTI:
    1. Campurkan tepung beras dan tepung terigu. Lalu uleni dengan air kelapa hingga rata.
    2. Campurkan ragi instan dengan sedikit air hangat dan gula pasir. Diamkan ragi sampai naik dan berbuih,
    3. Lalu campur dengan adonan tepung dan diamkan lagi selama ± 12 jam.
    4. Lalu campurkan adonan dengan telur yang sudah dikocok, dan diberi sedikit garam.
    5. Tuangkan adonan ke dalam cetakan yang sudah di olesi mentega. Isi tengahnya dengan semur kentang dan ayam.
    6. Panggang dalam oven hingga matang dan kecoklatan dengan suhu 200° C atau ± 20 menit.
    7. Angkat dan sajikan hangat.
    INFO:
    Ini adalah salah satu jenis kudapan favorit Sri Sultan HB VII. Meskipun tidak terlalu dominan, namun kisaran tahun 1877-1921 pengaruh budaya makan Eropa sedikit masuk, yaitu makan roti yang merupakan campuran tepung terigu dan tepung beras. Inilah awal budaya makan berbahan roti di kalangan masyarakat Jawa.