Author: admin

  • Resep Mengapa Roti Bantat

    Istilah “bantat” dipakai untuk mencirikan roti (cake, bolu, donat dan sejenisnya) yang
    teksturnya keras, tidak empuk serta tidak mengembang. Mengapa roti bisa menjadi
    bantat ?

    Berikut ini akan dibahas beberapa kemungkinan penyebabnya serta kiat bagaimana
    membuat roti yang empuk dan dapat mengembang sempurna. Dalam proses
    pembuatan roti (baking product) yang berperan penting dalam pengembangan
    adonan adalah senyawa gluten yang terkandung dalam gandum.

    Senyawa gluten tersusun atas dua fraksi, yaitu glutenin dan gliadin yang masingmasing
    akan menentukan elastisitas serta plastisitas adonan. Sifat elastis dan plastik
    pada adonan roti tersebut diakibatkan terbentuknya “kerangka” seperti jaring-jaring
    dari senyawa glutenin dan gliadin. Selanjutnya kerangka seperti jaring-jaring inilah
    yang berperan sebagai perangkap udara sehingga adonan roti menjadi
    mengembang.

    Udara yang terperangkap dalam kerangka jaring-jaring gluten sebenarnya
    merupakan gas CO2. Gas tersebut dapat dihasilkan oleh yeast/khamir (yang biasa
    digunakan sebagai biang pada adonan donat, roti tawar, dll) ataupun akibat
    pengocokan telor (pada adonan cake, bolu, dll). Udara yang terperangkap tersebut
    dapat lolos kembali apabila kerangka gluten yang terbentuk tidak kuat dan
    mengakibatkan roti menjadi kempes kembali setelah dikeluarkan dari oven.

    Dengan demikian ada dua faktor yang berperan penting dalam pengembangan dan
    keempukan” tekstur roti. Yaitu bahan baku (kandungan gluten dalam gandum) dan
    proses pembutan adonannya. Berikut adalah kiat-kiat untuk menghindari terjadinya
    bantat pada roti:
    (1) gandum yang dipakai mempunyai komposisi yang pas untuk adonan roti (misal: merek Cakra, Kunci, dll);
    (2) yeast/khamir yang digunakan untuk biang mencukupi jumlahnya (lebih kurang 10 gram yeast kering untuk 500 gram adonan gandum);
    (3) waktu untuk pengembangan adonan cukup (minimal 30 menit);
    (4) pada pembuatan cake dan bolu, pengocokan telur dilakukan sampai putih keras dan percampuran gandum untuk adonan dilakukan secara hati-hati;
    (5) dapat ditambahkan CMC (Carboxy Methyl Cellulose) atau HPMC (Hydroxy Propyl Methyl Cellulose) yang bersifat sebagai emulsifier.

  • Resep Sayur Asem Kangkung (Bandung)

    1. BAHAN

    1) Kangkung 2 ikat agak besar
    2) Minyak kelapa 3 sendok teh

    2. BUMBU

    1) Bawang merah 4 buah
    2) Gula merah ½ sendok teh
    3) Tomat 2 buah
    4) Terasi ½ sendok teh
    5) Garam 2 sendok teh

    3. CARA PEMBUATAN

    1) Kangkung dibersihkan, dihilangkan bagian yang tua, dicuci diiris 1 cm panjangnya.
    2) Bawang merah dan tomat diiris-iris, ditumis, ditambah bumbu-bumbu lain, kemudian kangkung yang telah diiris dimasukkan, ditambah air.
    3) Bumbu dihaluskan kecuali salam dan laos.

  • Resep Sayur Asem (Purwokerto)

    1. BAHAN

    1) Kacang panjang 2 ikat
    2) Kacang tanah 1/2ons
    3) Labu siam 1 buah
    4) Daun melinjo ½ ons
    5) Minyak goreng 1 sendok makan

    2. BUMBU

    1) Bawang merah 3 buah
    2) Salam 2 lembar
    3) Bawang putih 1 siung
    4) Asam 5 mata
    5) Lombok merah 3 biji
    6) Gula merah 2 sendok teh
    7) Kemiri 6 buah
    8) Garam 1 sendok makan
    9) Laos 2 iris
    10) Terasi 1/2 sendok teh

    3. CARA PEMBUATAN

    1) Air 6 gelas didihkan.
    2) Bumbu dihaluskan, ditumis, kemudian dimasukkan kedalam air yang telah mendidih.
    3) Sayuran dibersihkan, dipotong-potong kemudian dimasukkan.
    4) Sesudah masak, baru diangkat dari api.

  • Resep Sayur Belimbing Wuluh

    1. BAHAN

    1) Belimbing wuluh 1 kobokan
    2) Tetelan daging 1 ons
    3) Kelapa ½ butir

    2. BUMBU

    1) Bawang merah 5 buah
    2) Jahe 1 rsj
    3) Bawang putih 2 siung
    4) Laos 1 potong
    5) Lombok merah 5 biji
    6) Daun salam 2 lembar
    7) Kencur 1 rsj
    8) Garam 1 sendok makan

    3. CARA PEMBUATAN

    1) Tetelan daging direbus sampai empuk.
    2) Belimbing digosok-gosokkan pada parut sampai buah menjadi lembek, tetapi tidak hancur.
    3) Dicuci bersih dan diperas airnya.
    4) Semua bumbu dihaluskan, kecuali laos dan daun salam.
    5) Setelah daging empuk, dimasukkan buah belimbing dan bumbu.
    6) Kelapa diparut dibuat santan.
    7) Sesudah mendidih, diberi santan.

  • Resep Pencok (Wonosobo)

    1. BAHAN

    1) Kacang tolo ¼ kg
    2) Minyak goreng ½ gelas

    2. BUMBU

    1) Bawang merah 5 buah
    2) Sereh 1 batang
    3) Bawang putih 3 siung
    4) Asam 2 mata
    5) Lombok merah 2 buah
    6) Gula merah 1 sendok makan
    7) Kulit jeruk purut 2 iris
    8) Garam 1 sendok makan
    9) Laos 1 potong

    3. CARA PEMBUATAN

    1) Kacang tolo direndam selama 2 jam, direbus setengah masak, ditiriskan, terus digoreng.
    2) Lombok, bawang merah, bawang putih diiris halus, bumbu-bumbu lainnya dihaluskan, semua digoreng sampai kuning.
    3) Diberi air ½ gelas, dimasukkan garam serta gula, dimasak sampai kental.
    4) Dimasukkan kacang tolo terus diaduk rata.

    Keterangan :
    Masakan ini disebut juga sambal goreng kering kacang polo.

  • Resep Sayur Bening Jagung Muda (Banyumas)

    Resep Sayur Bening Jagung Muda (Banyumas)

    1. BAHAN

    1) Jagung muda 5 buah
    2) Bayam 2 ikat

    2. BUMBU

    1) Bawang merah 3 buah
    2) Kencur 2 butir
    3) Salam 1 butir
    4) Gula merah 1 sendok makan
    5) Garam 1 sendok makan

    3. CARA PEMBUATAN

    1) Jagung muda, bayam dipotong-potong, dicuci.
    2) Bawang merah, kencur diiris-iris.
    3) Jagung direbus dengan air 4 gelas sampai masak, bumbu dimasukkan.
    4) Menyusul bayam, diaduk sebentar terus diangkat.

  • Resep Pencok Jantung Pisang (Purwokerto)

    1. BAHAN

    1) Jantung pisang 2 buah
    2) Kelapa ½ butir

    2. BUMBU

    1) Bawang putih 2 siung
    2) Jeruk purut 1 iris
    3) Lombok rawit 5 buah
    4) Garam 1 sendok teh
    5) Kencur ¼ rsj
    6) Terasi 1 sendok teh

    3. CARA PEMBUATAN

    1) Jantung pisang dibakar sampai masak, dibuang kulitnya yang gosong.
    2) Kelapa diparut, dibuat santan 1½ gelas.
    3) Bumbu-bumbu dihaluskan, jantung dimasukkan dengan dibelah, kemudian disiram dengan santan.

    Keterangan :
    Pencok ini dimakan dengan nasi liwet yang hangat.

  • Resep Pepes Tahu

    Resep Pepes Tahu

    1. BAHAN

    1) Tahu 5 biji
    2) Daun bawang 4 batang
    3) Seledri 3 tangkai

    2. BUMBU

    1) Bawang merah 2 buah
    2) Salam 10 lembar
    3) Bawang putih 2 siung
    4) Garam sendok teh
    5) Lombok hijau 5 buah

    3. CARA PEMBUATAN

    1) Daun bawang, seledri dibersihkan, diiris halus, lombok hijau diiris halus.
    2) Bumbu-bumbu dihaluskan, kecuali salam.
    3) Tahu dihaluskan bersama bumbu, daun bawang, seledri dan lombok hijau dimasukkan diaduk sampai rata.
    4) Adonan dibungkusi daun pisang dialas daun salam, dikukus sampai masak.

  • Resep Sayur Asam Pedas (Wonosobo)

    1. BAHAN

    1) Waluh jipang 1 buah
    2) Buncis 1 ons
    3) Daun melinjo 1 genggam
    4) Kacang tanah ½ ons

    2. BUMBU

    1) Bawang merah 4 buah
    2) Asam 6 mata
    3) Lombok merah 2 buah
    4) Gula merah 1 sendok teh
    5) Lombok hijau 2 buah
    6) Garam 1 sendok makan
    7) Salam 2 lembar

    3. CARA PEMBUATAN

    1) Kacang tanah direbus dengan 4 gelas air, bawang merah diiris tipis, dimasukkan, ditambah salam, gula dan garam.
    2) Waluh dikupas, diiris persegi kecil-kecil, buncis dipotong pendek, daun melinjo dibuang tangkainya.
    3) Sayuran dimasukkan, lombok merah, lombok hijau dibelah dua, dimasukkan.
    4) Air asam dimasukkan kedalam sayur, sesudah masak diangkat dari api.

  • Resep Sayur Asam Oyong

    1. BAHAN

    1) Oyong 6 buah
    2) Tomat 1 ons
    3) Daging 1 ons
    4) Daun bawang 1 ikat

    2. BUMBU

    1) Bawang merah 6 buah
    2) Selederi 2 tk
    3) Bawang putih 2 siung
    4) Gula merah 1 sendok makan
    5) Lombok merah 6 buah
    6) Garam 1 sendok makan
    7) Lombok hijau 6 buah
    8) Vetsin 2 bungkus
    9) Laos 1 potong
    10) Kecap 2 sendok makan
    11) Daun salam 2 lembar
    12) Minyak 3 sendok makan

    3. CARA PEMBUATAN

    1) Oyong dicuci, dikupas, dipotong-potong.
    2) Daun bawang, selederi, dicuci bersih, diiris halus.
    3) Bawang merah, bawang putih, lombok merah dan lombok hijau diiris halus.
    4) Bumbu-bumbu setelah diiris, ditumis.
    5) Daun bawang, selederi dan oyong dimasukkan, ditutup.
    6) Tomat, vetsin dan kecap dimasukkan.