• Jantung pisang mempunyai kondisi fisik yang khas sehingga memungkinkan untuk diolah menjadi dendeng buatan.
Hasilnya sangat sama dengan dendeng asli berbahan daging. Sehingga untuk menekan biaya produksi pembuatan
dendeng, jantung pisang bisa digunakan sebagai bahan tambahan.
• Dengan teknik ini bisa untuk membuat “daging palsu” yang sangat cocok untuk para vegetarian, setelah mengganti bahan yang ada dengan bahan nabati seluruhnya.
BAHAN :
• Jantung pisang 4 buah,
• ketumbar 1 sendok makan,
• ikan teri 5o gr,
• bawang merah 10 biji,
• bawang putih 4 siung dan
• gula merah secukupnya.
CARA MEMBUAT DENDENG JANTUNG PISANG :
• Pilih empat buah jantung pisang yang masih segar dan mulus, buang kelopak atau pembungkus jantung bagian luar
hingga tampak kelopak bagian dalam yang berwarna putih kemerah-merahan, cuci hingga bersih.
• Rebus jantung pisang tersebut hingga lunak.
• Tumbuk jantung pisang yang telah direbus hingga halus
• Haluskan bumbu (ketumbar, ikan teri, bawang merah, bawang putih) dan masak dalam wajan.
• Masukkan jantung pisang yang telah ditumbuk ke dalam wajan berisi bumbu. Aduk-aduk hingga sungguh-sungguh
merata, dan kemudian tambahkan gula merah sebagai penambah cita rasa.
Iris gula merah agar mudah tercampur.
• Setelah masak dan bumbu tercampur merata, angkat adonan dendeng tersebut dan segera cetak di atas tampah.
• Jemurlah dendeng selama 2-3 hari hingga kering.
• Ukuran dan bentuk cetakan dendeng jantung pisang disesuaikan dengan selera.
• Goreng dendeng jantung pisang hingga masak.
• Dendeng siap konsumsi
Category: Pengenalan Bahan
-

Info Sale Pisang
CARA PEMBUATAN SALE PISANG
• Pisang sale adalah pisang matang konsumsi yang telah dikeringkan. Pengeringan menyebabkan kadar air turun dan secara relatif kadar gula naik. Kondisi ini yang menyebabkan pisang menjadi awet. Olahan ini sangat populer dan sudah banyak diusahakan secara luas karena sebagai jalan keluar ketika produksi pisang berlebihan.
• Warna pisang sale berkisar antara coklat muda sampai coklat kehitaman. Pengeringan menggunakan panas matahari adalah teknik yang paling banyak digunakan dengan alas an perhitungan biaya produksi. Tetapi ada beberapa hal yang tidak menguntungkan dengan menggunakan cara ini. Pertama, masa
penjemuran memerlukan waktu beberapa hari sehingga irisan pisang banyak dikotori oleh debu. Kedua, pada awal penjemuran dimana kadar air masih banyak akan disukai lalat sehingga dari
segi kesehatan olahan akan dipertanyakan. Diperkirakan banyak kontaminasi dari mikroba lain saat penjemuran awal dan kondisi masih agak basah.
• Untuk menghindari debu, hinggapnya lalat, dan kontaminasi mikroba bisa menggunakan wadah kotak
penjemuran yang tertutup di bagian samping, sedangkan di atasnya diberi lapisan plastik mika. Hanya saja wadah penjemuran semacam ini memerlukan investasi yang lebih tinggi meski tidak terlalu mahal.• Ada 3 cara pembuatan sale pisang, yaitu
– Cara pengasapan dengan menggunakan asap belerang
– Cara basah dengan menggunakan natrium bisulfit
– Cara tradisional dengan menggunakan asap kayuTahapan pembuatan menurut tiap cara di atas, menyelaraskan kondisi lokasi kita untuk memutuskan
cara terbaik yang akan dipilih. Dengan demikian, biaya produksi paling efektif yang akan Anda dapat. -

Sale Pisang (Asab Belerang)
Penampilan akan sangat menentukan kualitas sale. Dengan teknik khusus, pisang bisa dibuat menjadi sale yang berpenampilan menarik selain rasa dan aromanya tetap menarik, yaitu menggunakan proses pengasapan belerang. Proses pengasapan dengan menggunakan belerang berguna untuk memucatkan pisang supaya diperoleh warna yang dikehendaki, mematikan mikroba (jamur, bakteri), dan mencegah perubahan warna.
BAHAN :
1. Pisang yang telah matang konsumsi dan manis rasanya.
2. Gula pasir halus yang putih dan bersih.
Gula hanya digunakan untuk mengolah pisang yang tidak manis rasanya.
CARA PEMBUATAN SALE PISANG (ASAB BERELANG) :
• Pisang dikupas kemudian permukaan daging buah dikerik. Jika pisang berukuran besar, pisang dapat dibelah dua memanjang. Agar warna pisang sale lebih cerah dan muda, pisang perlu diasapi dengan gas SO 2. Pengasapanmenggunakan lemari pengasap. Pisang disusun di atas rak yang dibuat dari anyaman lidi atau bambu. Di dasar lemari dibakar belerang. Setelah itu, lemari ditutup rapat kecuali saluran udara pembakaran. Setiap kilogram pisang memerlukan 2-4 gram belerang. Pisang diasapi di dalam lemari pembakaran selama 10 menit.
• Pisang yang rasanya kurang manis, setelah pengasapan ditaburi gula pasir sehingga seluruh permukaannya tertutup lapisan tipis gula. Pisang tersebut diletakkan di atas nampan, kemudian dijemur. Pada hari kedua, pisang yang masih basah dapat ditekan dengan papan agar sedikit pipih. Jika penekanan
terlalu kuat, pisang akan retak atau pecah. Penekanan ini diulangi setiap hari sampai bahan agak kering. Bahan yang agak kering menjadi agak alot, lentur, dan tidak mudah patah. Produk yang diperoleh dari proses ini disebut sebagai pisang sale segar.
• Jika menginginkan pengeringan yang lebih cepat, pisang dapat dikeringkan
dengan menggunakan alat pengering. Pengeringan akan berlangsung antara
18 sampai 24 jam pada suhu pengeringan antara 50°C- 70°C. Selama
pengeringan, sekali dalam 3 jam, pisang dapat juga ditekan agar semakin
pipih. Pengeringan dilakukan sampai kadar air di bawah 18%. Produk yang
diperoleh disebut sebagai pisang sale segar.
(**)
Pisang sale segar dapat digoreng. Terlebih dahulu pisang sale dicelupkan ke dalam adonan tepung beras. Adonan ini terdiri dari campuran tepung beras (1 bagian), air (4 bagian), garam dan tepung kayu manis (secukupnya). Setelah itu, pisang sale digoreng dengan minyak panas (170°C) sampai garing.
Produk yang diperoleh disebut pisang sale goreng. Pisang sale segar atau pisang sale goreng dapat dikemas didalam kantong plastik. -

Selai Pisang
SELAI PISANG
Selai pisang adalah bahan berupa pasta yang berkadar gula tinggi dan dibuat dari bubur pisang. Selai umumnya terbuat dari stroberi atau nanas dan digunakan sebagai pelengkap makan roti atau bahan pembuat kue. Jika dibandingkan dengan pembuatan selai stroberi atau nanas, pembuatan selai pisang
tidak sulit dan biayanya pun tidak mahal.
BAHAN :
1. Pisang yang telah matang konsumsi dan daging buah telah lunak serta pisang yang hampir matang konsumsi tapi daging buah masih agak keras.
2. Gula pasir halus yang putih bersih, asam sitrat, tepung agaragar.
CARA PEMBUATAN SELAI PISANG :
1. Pisang yang hampir matang konsumsi dicacah berbentuk kotak (3-4 mm), kemudian diberikan
pelumuran gula 3 kali. Pelumuran pertama : cacahan pisang dilumuri dengan gula halus.
Tiap 1 kg cacahan memerlukan 300 gram gula.
Setelah itu cacahan disimpan di dalam lemari pendingin selama 48 jam.
Selama penyimpanan, cairan buah akan keluar.
Cairan buah ini dipisahkan dan disimpan pada suhu dingin.
Cairan ini disebut ekstrak buah bergula.
2. Pelumuran kedua: cacahan pisang dlumuri lagi dengan gula halus. Tiap 1 kg cacahan memerlukan
250 gram gula. Setelah itu cacahan disimpan di dalam lemari pendingin selama 48 jam.
Selama penyimpanan, cairan buah masih keluar.
Cairan buah ini dipisahkan dan disimpan pada suhu dingin.
3. Pelumuran ketiga : cacahan pisang dilumuri lagi dengan gula halus. Tiap 1 kg cacahan memerlukan
200 gram gula. Setelah itu cacahan disimpan di dalam lemari pendingin selama 48 jam.
Selama penyimpanan, cairan buah masih keluar. Cairan buah ini dipisahkan dan disimpan pada suhu
dingin. Sekarang cacahan pisang disebut sebagai manisan cacahan pisang.
4. Pembuatan bubur buah. Pisang matang konsumsi disimpan di dalam lemari pendingin selama semalam,
kemudian dikupas dan digiling sampai menjadi bubur halus. Hal ini harus dikerjakan cepat agar selama
pengerjaan buah belum berubah menjadi kehitaman.
5. Bubur buah ditambah tepung agar dan diaduk rata. Tiap 1 kg bubur buah ditambah 6 gram tepung agar.
Selanjutnya bubur buah dimasak sampai mendidih dengan api sedang. Setelah mendidih, bubur buah
ditambah asam sitrat, gula pasir halus, dan cairan ekstrak bergula.
6. Tiap 1 kg bubur ditambah dengan, 5 gram asam sitrat, 1.260 gram gula pasir halus, dan seluruh cairan
ekstrak buah bergula yang diperoleh dari penggulaan 100 gram cacahan pisang.
7. Setelah penambahan bahan tersebut, pemasakan diteruskan dengan api kecil sambil diaduk selama
5 menit. Kemudian api dimatikan dan ke dalam selai pisang ditambahkan manisan cacahan pisang dan
esens pisang secukupnya. Tiap 1 kg bubur pisang ditambah dengan 100 gram manisan cacahan pisang.
Produk yang diperoleh disebut selai pisang. Penyiapan botol. Botol kaca dibersihkan bagian dalam dan
permukaannya. Bilas sampai bersih, kemudian botol direbus di dalam air mendidih selama 30 menit.
Keringkan dan pada saat botol masih panas, selai yang masih panas dimasukkan ke dalam botol sampai
permukaan selai 1 cm dari bibir botol paling atas. -

Tepung Pisang (Cara 2)
Tepung pisang adalah hasil penggilingan buah pisang kering (gaplek pisang). Produk ini digunakan untuk formulasi kue dan makanan bayi. Walaupun demikian, produk ini belum banyak dikenal masyarakat. Pembuatan tepung pisang mudah dilakukan dan biayanya tidak mahal.
CARA PEMBUATAN TEPUNG PISANG (CARA 2) :
• Siapkan pisang matang petik yang kulitnya masih hijau dan daging buahnya
masih keras (akan matang konsumsi jika diperam). Wadah pemanas (gerabah)
diletakkan di atas api (tungku atau kompor), kemudian dibiarkan sampai panas.
Setelah itu pisang dimasukkan sampai penuh dan wadah ditutup.
• Sementara itu api tetap dinyalakan. Pisang dipanaskan kurang lebih selama 15 menit selanjutnya api dimatikan dan pisang dibiarkan dingin. Pisang yang telah cukup dipanaskan, kulitnya menjadi kusam dan layu, serta kulitnya tidak bergetah jika dikupas.
• Pisang yang telah dingin dikupas dengan pisau atau dengan bilah bambu
yang dibentuk pipih seperti mata pisau. Siapkan larutan natrium bisulfit
2.000 ppm (2 gram dalam 1 liter).
• Setelah dikupas, buah diiris tipis melintang atau menyerong dan rendam
dalam larutan natrium bisulfit selama 5 — 10 menit. Semakin kecil ukuran
potongan akan semakin baik karena semakin cepat kering jika dikeringkan.
• Potongan pisang dihamparkan di atas tampah. Selanjutnya dijemur hingga
kering benar dengan tanda mengerasnya bahan, tapi mudah dipatahkan.
Hasil pengeringan disebut gaplek pisang yang selanjutnya digiling sampai halus (80 mesh). -

Tepung Pisang ( Cara 1)
• Pada dasarnya semua jenis pisang bisa diolah menjadi
tepung pisang, asal tingkat ketuaannya cukup sehingga
kandungan patinya pun maksimal. Untuk menentukan tingkat
ketuaan, ketika pisang masih di pohon ditandai dengan adanya
buah yang sudah mulai menguning pada sisir paling atas.
• Tepung pisang mempunyai rasa dan bau yang khas
sehingga bisa digunakan sebagai bahan tambahan berbagai
olahan yang umumnya menggunakan tepung (terigu ataupun beras).
Tepung pisang mampu menggantikan sebagian atau
seluruh tepung yang biasa digunakan. Jenis olahan yang banyak
menggunakan tepung pisang adalah makanan bayi. Skala
produksinya sudah mencapai industri besar. Sementara jajanan
lain adalah roti, kue lapis, puding, dan masih banyak lagi.
• Sifat tepung pisang yang terbuat dari jenis pisang yang
berbeda akan berbeda pula. Jenis pisang yang paling baik
menghasilkan tepung adalah pisang kepok. Kelebihannya warna
tepung akan lebih putih, tetapi kelemahannya aroma pisangnya kurang nampak.
CARA PEMBUATAN TEPUNG PISANG (CARA 1) :
• Segala jenis pisang bisa diolah menjadi tepung. Jenis pisang yang akan diolah menjadi tepung sebaiknya adalah pisang yang over producted (berlimpah) di saat panen.
Umumnya pada setiap daerah jenis pisang yang
berlimpah di saat panen berbeda. Meski demikian, agar tepung yang dibuat maksimal, pilihlah pisang dengan tingkat ketuaan yang cukup sehingga kandungan patinya pun optimal.
• Pisang terpilih selanjutnya dilepas dari sisirnya kemudian dicuci hingga getah dan kotoran yang melekat padanya hilang.
• Pisang dikukus atau direbus selama 10 — 15 menit untuk mempermudah pengupasan dan menghilangkan getah, serta memperbaiki warna gaplek atau tepung yang dihasilkan.
• Pisang ditiriskan lalu dikupas, selanjutnya diiris tipis melintang atau menyerong
(ketebalan irisan 0,25 — 0,75 cm) direndam dalam larutan natrium bisulfit 2.000 ppm (2 gram dalam 1 liter)
selama 5 — 10 menit untuk mencegah terjadinya warna cokelat dan supaya awet.
Bila bahan tidak ada, bisa direndam air biasa.
• Setelah ditiriskan lalu dijemur. Jika menggunakan alat pengering dengan suhu 60°-70°C selama 6-8 jam.
Tanda telah kering ketika gaplek sudah bisa dipatahkan. Kadar air pada kondisi ini sekitar 6-10%
• Setelah penggilingan atau penumbukan gaplek, tepung pisang pun sudah jadi dan slap digunakan.
Rendamen tepung pisang yang dihasilkan sekitar 20-24%. Penyimpanan tepung pisang bisa
menggunakan kaleng dan kantung (karung) plastik yang kedap air. -

Jelly Lidah Buaya
BAHAN :
• Daging lidah buaya 1 kg
• Gula pasir 1 kg
• Pewarna makanan merah, kuning, hijau dan oranye secukupnya
CARA MEMBUAT JELLY LIDAH BUAYA :
1. Haluskan lidah buaya dengan blender. Tuang dalam panci.
2. Tambahkan gula pasir, aduk rata.
Masak di atas api sedang sambil diaduk hingga mendidih. Angkat.
4. Bagi adonan menjadi empat bagian, tambahkan tiap bagian dengan pewarna yang
berbeda (merah, kuning, hijau dan oranye). Aduk rata.
5. Tuang adonan dalam loyang. Diamkan selama semalam.
6. Potong adonan sesuai selera. Jemur hingga kering + 4-5 hari.
7. Kemas jeli dengan plastik/ kertas semenarik mungkin.
8. Jelly lidah buaya siap dipasarkan.>> UNTUK + 900 GRAM
-

Info Sehat (Keju)
• Biasanya keju dikaitkan dengan rasa. Tapi tahukah Anda, keju bermanfaat juga untuk kesehatan gigi? Pertama, karena ia terbuat dari susu, keju merupakan sumber kalsium yang dibutuhkan tubuh untuk pertumbuhan tulang dan gigi. Makan keju entah begitu saja atau dimasak membuat gigi terbungkus kalsium sehingga gigi terlindungi dari karies. Kedua, makan sepotong keju akan meningkatkan konsentrasi plak kalsium sampai 112%, memperkuat gigi, mencegah kerapuhan yang bisa berakibat karies. Ketiga, keju juga mencegah demineralisasi, dan sekuligus,
mendorong remineralisas gigi.
• Khasiatnya tidak berhenti sampai di situ saja. Keju juga mempertahankan pH di dalam mulut.
Saat kita makan, biasanya kadar pH turun sehingga mulut menjadi lebih asam. Gigi pun menjadi sensitive terhadap asam yang dapat menyebabkan gigi berlubang. Dengan megasup keju, kadar pH dalam mulut akan dipertahankan sehingga baik untuk keutuhan gigi kita. Bila makan sesuatu yang kandungan gulanya 10%, pH hanya turun hingga 4,25. Tapi, kalau hal itu dilakukan setelah makan keju, pH hanya turun sampai 6,48. Jadi keju memang pas-lah bagi para penyuka yang manis-manis. -

Info Sehat (Kubis)
• Apa bedanya orang sehat dengan orang sakit? Bagi orang awam, jawabannya tentu beragam dan sangat
relatif sifatnya. Tapi kalangan ilmuwan di bidang kesehatan mempunyai penanda alami yang ada di dalam tubuh manusia (disebut biomarker) yang bisa membedakan antara orang sehat dan penyakitan.
Menurut mereka, “Lihatlah tingkat glutation-nya!”
• Mereka yang kadar glutation-nya tinggi jarang terkena hipertensi, diabetes, jantung koroner dan infeksi saluran kemih. Glutation tersusun duri asam-asam amino dan dihasilkan dalam setiap sel tubuh. Ia berfungsi sebagai antioksidan yang melindungi sel-sel tubuh dari radikal bebas.
• Yang perlu diwaspadai, konsumsi lemak tinggi merangsang kebutuhan glutation sehingga tubuh semakin beresiko mengalami glutation rendah. Jadi sebaiknya jangan banyak makan lemak, kalau ingin glutation-nya tetap tinggi.
Selain itu tingkatkan kadar glutation dengan makan sayuran sebangsa kubis (termasuk brokoli), avokad, semangka,
Jeruk, stroberi, kentang, tomat, wortel dan bayam, termasuk pula buah-buahan lain yang mengandung vitamin C, juga bermanfaat. *(Prof.Dr.Ir.Ali Khomsan,Intisari,Juni 2005) -

Blue Cheese Dressing
BAHAN :
► 60 ml light mayonnaise.
► 60 ml reduced-fat sour cream.
► 60 ml air dingin.
► 1 sdm red-wine vinegar.
► 1 sdm bawang merah, cincang halus.
► 1/2 cup blue cheese.
► Garam secukupnya.
► Merica secukupnya.
CARA MEMBUAT BLUE CHEESE DRESSING :
► Aduk cepat mayonnaise, sour cream, cuka dan air dingin. Masukkan
bawang merah yang telah dicincang halus dan blue cheese.
► Haluskan blue cheese yang menggumpal dengan sendok. Aduk
rata dan bubuhi garam dan merica sesuai dengan selera Anda.
► Hidangkan Saus Blue Cheese dengan daun Selada jenis Romaine
atau Iceberg atau bahkan akan menjadi teman yang cocok sebagai
topping untuk baked potatoes.
