Negara-negara di Asia beberapa di antaranya saling berdekatan seperti Indonesia, Singapura, Malaysia dan Filipina. Demikian juga dengan Myanmar, Kamboja, Laos dan India juga saling berdekatan.
Dulunya masing-masing negara ada yang dijajah oleh negara yang sama maupun negara yang berbeda.
Seperti India, Malaysia dan Myanmar pernah dikuasai Inggris.
Belanda menguasai Indonesia, sementara Filipina pernah diduduki oleh Spanyol. Selama masa penjajahan itu,
kuliner negara setempat dipengaruhi oleh negara penjajahnya.
Kendatipun demikian, masing-masing negara di Asia masih bisa memertahankan kekhasan rasa masakannya.
Indonesia, Malaysia dan India dikenal dengan rasa masakan yang kaya rempah dengan aroma yang tajam.
Sementara Thailand, Laos, Kamboja, Myanmar maupun Filipina terkenal dengan bumbunya yang sederhana namun tetap mampu menghasilkan citarasa yang luar biasa.
TAK SAMA, TETAP SERUPA
Meskipun tiap negara di Asia sangat khas makanannya, namun ada beberapa kesamaan dengan negara-negara tetangganya. Nasi tetaplah makanan pokok yang akan menyertai setiap hidangan di negara Asia. Begitu juga mi dengan segala turunannya seperti suun, bihun, soba, ramen, kwetiau maupun udon.
Kesamaan lainnya adalah hampir sebagian besar masakan Asia diproses dengan menambahkan kelapa di dalamnya.
Baik berupa santan, kelapa parut maupun versi kelapa muda.
Seperti di Filipina, meskipun tak banyak makanan bersantan di sana namun orang Filipina gemar memasukkan unsur daging kelapa muda dalam hampir semua hidangan salad, dessert maupun minuman dan es.
Kesamaan lain yaitu pemakaian rempah yang banyak dijumpai dalam masakan Malaysia, Indonesia maupun India. Karena itu masakan yang dihasilkan sangatlah kaya warna maupun rasa. Begitu juga dengan daun ketumbar.
Daun dengan aroma khas dalam bentuk segar ini banyak dimanfaatkan.
Khususnya dalam aneka masakan Thailand, Laos dan Kamboja. Tentu saja kesamaan-kesmaaan ini tidak
menghilangkan eksotika kuliner negara-negara di Asia.
Begitupun dengan ritual/ budaya makannya. Kebanyakan negara Asia tidak mengenal hidangan pembuka,
Hidangan utama maupun hidangan penutup yang disantap secara terpisa-pisah berdasarkan urutan tata cara
makannya. Sebagai gantinya, orang Asia akan menghadirkan menu nasi dengan segala lauk pauknya berupa sup, sayuran, unggas, daging maupun seafood dalam satu meja dan dimakan bersamaan.
Category: News
-

Resep Selayang Pandang Hidangan Asia
-

Resep Roti Maryam (5)
• Tentu Anda sudah sering mendengar Roti Maryam, roti khas Timur Tengah yang memiliki tekstur berlapis tipis karena mengandung lemak/margarin/mentega di tengah-tengah roti. Roti Maryam biasanya dinikmati selagi hangat agar rasa lemaknya tidak tertinggal dalam roti saat kita menikmatinya.
Bentuknya bulat dan agak tebal, lantaran bagian dalamnya terdapat serat yang berlapis-lapis.
Mengenai komposisi bahan roti maryam adalah tepung terigu,mentega, air, dan telur.
• Roti maryam di negeri asalnya dikenal dengan sebutan roti canai. Bahkan ada yang mengatakan jika roti ini sendiri terinsiprasi dari Roti Paratha makanan khas India. Karena sudah tak asing lagi, roti maryam telah tersebar di berbagai negara, dan penamaannyapun cukup beragam. Misal saja di Malaysia roti jenis ini dikenal dengan sebutan Roti Canai. Berbeda dengan Malaysia, di Singapura masyarakatnya lebih familiar dengan sebutan roti Paratha.
Onion Paratha dan cheese Paratha banyak digemari disana. Bawang dan keju dicampurkan kedalam adonan pembuatan roti. Keduanya merupakan modifikasi rasa gurih yang adalah rasa asli roti Paratha.
•Sedangkan di Indonesia sendiri roti ini banyak dikenal dengan Roti Maryam atau Roti Cane (berasal dari canai) .
Namun masih belum diketahui dengan pasti alasan pemberian nama roti maryam tersebut.
Terbuat dari bahan-bahan seperti tepung terigu, mentega, air, dan telur. Roti ini berbentuk bulat dan agak tebal bila dibandingkan dengan pancake.
Ketebalan roti Maryam disebabkan bagian dalamnya terdapat serat yang berlapis-lapis. Justru serat inilah yang membedakannya dari roti-roti biasa. Tak jarang beberapa orang menyebutnya dengan roti konde sebagaimana di daerah Jawa Tengah. Meskipun hanya berupa roti, makanan ini mampu mengenyangkan perut Anda karena kandungan karbohidratnya yang cukup tinggi.
BERMACAM KOMBINASI
• Roti maryam dapat dikategorikan makanan yang awet. Dengan kualitas bagus bisa tahan hingga tujuh hari dalam keadaan matang. Kalau Anda ingin yang praktis cukup beli langsung ke pembuatnya. Tetapi perlu diperhatikan warna roti yang Anda beli. Bila roti maryam warna pucat tandanya pembuat roti memakai mentega curah.
Roti ini hanya mampu bertahan maksimal tiga hari dalam keadaan matang.
• Roti maryam dapat disimpan di dalam freezer dalam keadaan mentah maupun matang. Jangan menyimpannya di dalam lemari pendingin karena temperaturnya kurang dingin sehingga roti tidak bisa beku.
• Bila ingin memasaknya, Anda cukup memanaskannya di atas api sedang. Lama proses memanaskannya
tergantung kesenangan dan kebutuhan Anda. Saat memanasi roti maryam Anda tidak perlu menambahkan
minyak, atau mentega karena ketika dipanaskan roti akan mengeluarkan banyak minyak. Minyak keluar
karena salah satu bahan pembuatan roti maryam adalah mentega.
• Banyak cara untuk menikmati roti maryam. Orang-orang Arab biasa menikmatinya sebagai kudapan bersama minuman khas Arab dalam keadaan panas. Adapula bentuk penyajian roti maryam yang berupa kombinasi. Seperti penambahan madu, selai, kismis, gulai kacang hijau, atau taburan gula diatasnya. Selain itu Anda juga bisa memberi campuran salad buah atau salad sayuran. Meski inovasi ini dianggap menyimpang dari pakem roti maryam yang sudah biasa kita kenal,
tawaran ini nyatanya cukup diminati. Khususnya di kalangan anak muda. -

Kismis
Kismis adalah anggur yang dikeringkan dan dapat dimakan langsung atau digunakan dalam masakan.
Pada abad 11 masehi tentara salib memperkenalkan kismis di eropa setelah kembali dari mediterania.
Kismis sangat manis karena memiliki konsentrasi gula yang tinggi,
dan jika disimpan lama, gula tersebut akan terkristalisasi di dalamnya.
Proses ini dapat menyebabkan kismis menjadi kasar, walaupun tidak berpengaruh bagi penggunaannya.Dekristalisasi kismis dapat dilakukan dengan merendam dalam cairan
(alkohol, sari buah, atau air mendidih) sebentar untuk melarut-kan gula.
Zabib merupakan buah kismis yang kering.
Kismis (raisin) dibuat dengan cara mengeringkan buah anggur tidak berbiji,
terutama dari jenis Vinifera, seperti Thompson Seedless.Anggur jenis tersebut selain tidak berbiji, juga memiliki kulit tipis, serta aroma dan
rasa yang sangat manis. Buah tersebut mudah dikeringkan, serta tidak perlu ditambahkan gula sebagai
pengawet. Di California, 95 persen kismis dibuat dari anggur jenis tersebut.Proses pengeringan buah anggur dapat dilakukan
secara alami dengan sinar matahari atau menggunakan
oven. Proses pengeringan dilakukan hingga mencapai
kadar air 15-18 g dan kadar gula 68-70 g per 100 g kismis.
Kismis yang baik memiliki warna cokelat kehitaman atau keemasan. -

Tortilla
Tortilla sebenarnya adalah roti yang berbentuk pipih dengan bahan utama tepung jagung
ataupun tepung gandum yang dimasak di atas panggangan hingga kedua sisinya matang dan muncul bercak cokelat.
BAHAN ADONAN DASAR TORTILLA :
• Tepung terigu protein sedang 900 gram
• Garam 1 sendok teh
• Baking powder 1 sendok teh
• Minyak canola 50 ml
• Air hangat 600 ml
CARA MEMBUAT TORTILLA :
1. Campur terigu, garam, minyak canola dan ½ bagian air. Uleni hingga rata.
2. Tuang sisa air sedikit demi sedikit sambil diuleni hingga adonan rata.
3. Bulatkan adonan sebesar bola bekel.
4. Pipihkan bulatan adonan hingga setebal 3 mm.
5. Panggang adonan di atas pan dadar/ panggangan yang tebal sambil sesekali dibalik
hingga kuning kecokelatan.
6. Angkat. Sajikan.UNTUK 62 LEMBAR
-

Selai Jeruk
BAHAN :
• Jeruk sunkies 4 buah, kupas kulit luar dan kulit arinya, buang bijinya
• Gula pasir 100 gram
• Pewarna makanan oranye secukupnya
• Citrun zuur 1/4 sendok teh
CARA MEMBUAT SELAI JERUK :
1. Haluskan jeruk dengan blender.
2. Masak jeruk dalam wajan/panci bertangkai berdinding tebal dan
di atas api kecil hingga airnya menyusut.
5. Tambahkan bahan lainnya, masak terus sambil diaduk hingga kental dan matang.
Angkat dan biarkan uap panasnya hilang.
6. Selai jeruk siap digunakan.Untuk 200 gram
-

Selai Melon
BAHAN :
• Melon 400 gram, parut
• Nanas 100 gram, parut
• Gula pasir 150 gram
• Garam 1/4 sendok teh
• Pewarna makanan hijau secukupnya
• Esen melon 1 sendok teh
CARA MEMBUAT SELAI MELON :
1. Masak melon dan nanas hingga airnya menyusut.
2. Tambahkan gula pasir, garam dan pewarna. Masak di atas api kecil sambil diaduk hingga kental dan matang.
Angkat dan biarkan uap panasnya hilang.
3. Tambahkan esen melon, aduk rata.
4. Selai melon siap digunakanUntuk 250 gram
-

Manfaat Daging Tiruan (Bahan Nabati)
MANFAAT DAGING TIRUAN (BAHAN NABATI ) BAGI TUBUH
ADA beberapa keunggulan dalam daging tiruan yang di buat dari bahan – bahan nabati dan memiliki banyak keunggulan sebagi berikut.
1. Daging tiruan jauh lebih aman karena tidak mengandung kuman dan penyakit,
sehingga tidak masalah jika dimasak tidakterlalu lama.
2. Daging tiruan dapat bertahan lama walaupun tidak di panaskan.
Lain halnya dengan daging sungguhan yang cepat membusuk apabila tidak segera di masak.
3. Daging tiruan mengandung zat gizi yang aman bagi tubuh seperti lemak tak jenuh dan asam amino
essensial yang mencegah timbulnya penyakit jantung koroner serta rendah kolesterol.
Di camping itu, protein essensialnya dapat menggantikan kebutuhan protein dalam tubuh dengan
kinerja jauh lebih baikclaripacia protein hewa ni. Bahkan kacang kedelai yang dapat diolah
menjadi daging tiruan mengandung 40% protein, sedangkan daging paling murni hanya mengandung
20% protein.
Perlu di ketahui bahwa pada pangan nabati tidak ada kolesterol, yang ada hanya fistoterol.
4. Daging tiruan jauh lebih ekonomis karena bahan – bahannya dapat di peroleh dengan harga
terjangkau ataupun tanpa dengan membelinya.
5. Proses masaknya lebih cepat,karena daging tiruan cepat matang.
Bandingkan saja dengan memasakgulai daging hewani yang memakan waktu berjam -jam.
6. Jenis olahan daging tiruan lebih bervariasi.
7. Daging tiruan bersifat halal, karena dapat dikonsumsi oleh semua masyarakat
dari berbagai kalangan atau kelas, dan berbagai keyakinan.
8. Daging tiruan tidak menyebabkan alergi -

Keripik Bonggol Pisang 2
INFO :
Satu lagi bagian tanaman pisang yang bisa dimanfaatkan, yaitu bonggol pisang. Sebenarnya bonggol pisang adalah batang dari tanaman pisang dan berada pada bagian paling bawah dari tanaman pisang.
Dari analisis yang telah dilakukan, keripik bonggol pisang berserat tinggi, sebesar 21,2 % selain mempunyai kandungan protein 5,88 % dan karbohidrat 66,2%.
Teknologi pengolahan bonggol pisang pernah disosialisasikan oleh kementerian Riset dan Teknologi dalam bentuk buku saku. Sementara cara pembuatan keripik bonggol pisang dengan teknik yang berbeda juga dikemukakan oleh Arko Jatmiko Wicaksono bersama dua rekannya. Mereka adalah siswa SMUN 6 Yogyakarta tahun 2003. Teknik yang mereka kemukakan berhasil memperoleh penghargaan dari
World Intellectual Property Organization (WIPO) pada Oktober 2003.
Cara yang akan kita pelajari merupakan gabungan antara teknik yang disosialisasikan oleh Kementerian Riset dan Teknologi dan cara yang dirangkum oleh Arko Jatmiko Wicaksono.
—————————-
KRIPIK BONGGOL PISANG (CARA 2)
BAHAN :
• Pilih bonggol pisang yan gbaik tetapi tidak mengganggu kehidupan rumpun tanaman pisang itu sendiri.
• Biasanya bagian bonggol dari tanaman yang telah dipanen tepat untuk digunakan.
Bonggol dari semua jenis pisang memungkinkn untuk digunakan.
PEMBERSIHAN :
• Setelah bonggol dipisah dari rumpunnya, dibersihan dengan cara mengupas bagian luarnya dan
di cuci hingga bersih.
CARA PEMBUATAN KRIPIK BONGGOL PISANG (CARA 2) :
1. Setelah pencucian, bonggol pisang diiris sesuai dengan bentuk yang diinginkan.
Bisa sepanjang 5 cm dengan lebar irisan 0,5 cm. Bisa juga diiris kotak maupun bulat dengan ketebalan 0,5 cm.
Untuk membentuk keteguhan permukaan irisan, lakukan perendaman dalam air kapur.
Lama perendaman kurang lebih semalam.
2. Selanjutnya dilakukan penjemuran hingga kering. Setelah kering digoreng hingga matang ,renyah ,sajikan.
simpan dalam toples tertutup rapat.

