• Saat ini rambak tidak hanya dari kulit hewan mamalia, rambak dari kulit ikan pun sudah
dapat ditemui di pasaran. Dalam usaha kuliner, (daging) ikan menjadi produk olahan
makanan misalnya produsen ikan beku, perusahaan kerupuk ikan, perusahaan bakso
ikan dan lain-lain, kulit ikan menjadi salah satu bagian yang tidak termanfaatkan.
• Oleh karena itu sebagian orang memanfaatkannya untuk menambah penghasilan.
Proses pembuatan rambak kulit ikan tidak berbeda dengan rambak dari hewan mamalia,
yang membedakan adalah kulit ikan tidak perlu melalui proses perebusan
dikarenakan kulit ikan lebih tipis dibanding dengan kulit hewan mamalia
(sapi, kerbau, dan kambing).
• Ikan yang biasanya digunakan untuk rambak adalah ikan tenggiri, tuna, kakap kakap merah, pan (pe), hiu, lele, bandeng dan belut.
BAHAN :
• Kulit ikan 500 gram
• Garam 25 gram
• Bawang putih 25 gram
• Air kapur 2 liter
• Air 100 ml
• Air jeruk nipis 4 sendok makan
• Minyak goreng secukupnya
CARA MEMBUAT RAMBAK IKAN :
1. Cuci kulit ikan hingga bersih, rendam dengan air kapur sirih selama 2 jam.
Cuci kembali hingga kapur yang menempel pada kulit ikan hilang.
2. Rendam kembali dalam air panas dengan suhu 80° C
3. Rendam kembali dengan semua bumbu selama 10 menit.
4. Tiriskan kulit ikan, tata di atas loyang dan jemur hingga kering
( -/+ 1-2 hari sambil dibolak- balik)
5. Penggorengan I: Panaskan minyak, goreng dengan api kecil dan minyak
tidak terlalu panas (suhu 100° C) selama 25 detik. Angkat dan dinginkan.
6. Penggorengan II: Panaskan minyak dengan jumlah yang cukup banyak (deep frying)
dengan suhu 200° C hingga rambak benar-benar mekar dan matang.
Angkat, tiriskan. Sajikan.

UNTUK 350 GRAM