Category: Pengenalan Bahan

  • Kismis

    Kismis

    Kismis adalah anggur yang dikeringkan dan dapat dimakan langsung atau digunakan dalam masakan.
    Pada abad 11 masehi tentara salib memperkenalkan kismis di eropa setelah kembali dari mediterania.
    Kismis sangat manis karena memiliki konsentrasi gula yang tinggi,
    dan jika disimpan lama, gula tersebut akan terkristalisasi di dalamnya.
    Proses ini dapat menyebabkan kismis menjadi kasar, walaupun tidak berpengaruh bagi penggunaannya.

    Dekristalisasi kismis dapat dilakukan dengan merendam dalam cairan
    (alkohol, sari buah, atau air mendidih) sebentar untuk melarut-kan gula.
    Zabib merupakan buah kismis yang kering.
    Kismis (raisin) dibuat dengan cara mengeringkan buah anggur tidak berbiji,
    terutama dari jenis Vinifera, seperti Thompson Seedless.

    Anggur jenis tersebut selain tidak berbiji, juga memiliki kulit tipis, serta aroma dan
    rasa yang sangat manis. Buah tersebut mudah dikeringkan, serta tidak perlu ditambahkan gula sebagai
    pengawet. Di California, 95 persen kismis dibuat dari anggur jenis tersebut.

    Proses pengeringan buah anggur dapat dilakukan
    secara alami dengan sinar matahari atau menggunakan
    oven. Proses pengeringan dilakukan hingga mencapai
    kadar air 15-18 g dan kadar gula 68-70 g per 100 g kismis.
    Kismis yang baik memiliki warna cokelat kehitaman atau keemasan.

  • Keripik Kentang (5)

    Keripik Kentang (5)

    • Tanaman kentang merupakan salah satu tanaman pendukung program
    diversifikasi pangan untuk memenuhi kebutuhan gizi masyarakat. Sebagai bahan makanan, kandungan nutrisi umbi kentang dinilai cukup baik, yaitu mengandung asam amino esensial, mineral, dan elemen-elemen mikro, di samping juga merupakan sumber vitamin C (asam askorbat), beberapa vitamin B (tiamin, niasin, vitamin B6)dan
    mineral P. Mg, dan K (International Potato Center, 1984).
    • Kentang (solanum tuberosum L) adalah tanaman dari suku Solanaceae yang memiliki
    umbi batang yang dapat dimakan yang disebut kentang juga. Secara garis besar kentang dapat
    dibedakan menjadi tiga golongan berikut:
    1. Kentang yang beruinbi kuning (kulit dan dagingnya), disebut kentang kuning
    (misalnya Eigenheimer, Patrones, Rapan 106 dan Thung 151C)
    2. Kentang yang berumbi putih (kulit dan dagingnya) disebut
    kentang putih disebut (Donatam Radosa dan Sabago)
    3. Kentang yang berumbi merah (kulitnya) dan berdaging kuning yang biasanya disebut
    kentang merah (misalnya. Desiree, Arka, dan Red Pontiac)

    Dari ketiga golongan kentang di atas, yang paling digemari adalah kentang kuning (granola).
    Hal ini karena rasanya enak, gurih, dan gempi (gembus). Kentang putih dan merah
    umumnya tidak begitu disenangi karena teksturnya agak lunak (lembek) dan sedikit berair.
    Selain kentang granola, varietas lainnya yang banyak ditanam di Indonesia adalah kentang
    Atlantis, Cipanas,dan Segunung (Sahat, 1992).
    • Keripik kentang adalah kentang yang diiris tipis dan digoreng (deep fried) atau dipanggang
    sampai kering. Keripik kentang umumnya disajikan sebagai pembangkit selera (appetaizer)
    atau makanan ringan (snack). Jenis komersial biasanya dikemas dalam kantong untuk dijual. Pengolahan keripik yang paling sederhana adalah dengan cara digoreng dan digarami,
    tapi para produsen dapat menambahkan beberapa penyedap
    (umumnya menggunakan terna atau rempah, aditif buatan atau MSG).
    • Untuk menghasilkan keripik kentang baik perlu memperhatikan
    cara memilih kentang yang berkualitas baik, cirinya:
    • Memiliki kulit luar yang halus-rata
    • Tidak ada bagian kentang yang busuk
    • Memiliki ukuran yang tidak terlalu besar ataupun sebaliknya
    • Untuk membuat keripik kentang, sebaiknya gunakan jenis kentang berumbi putih
    ——————————-
    • Agar ketebalan irisan kentang sama, gunakan raja slicer. Karena alat tersebut memiliki ukuran tebal irisan yang dapat diatur, serta alat kerja slicer akan menyingkat waktu kerja kita.
    • Natrium Metabisulfit merupakan bahan tambahan makanan yang digunakan untuk menghambat reaksi pencokalatan (browning) pada kentang serta dapat membuat
    keripik kentang yang dihasilakan lebih renyah.
    • Kemasan yang baik untuk keripik kentang adalah kemasan plastik yang dikemas secara vacum.
    • Bila keripik kentang tersimpan baik dalam wadah tertutup
    (vacuum), keripik akan bertahan hingga 2 bulan.

  • Permen Coklat Isi Selai Jeruk

    Permen Coklat Isi Selai Jeruk

    Permen cokelat dari cokelat blok ini biasa disebut dengan praline.
    Membuat praline yang dicetak ataupun ditusuk, sebenarnya sama raja. Yang membedakan hanya pada cetakannya. Praline yang ditusuk mempunyai tempat untuk meletakkan stik.
    Berikut resep cokelat
    BAHAN :
    • Cokelat masak pekat 300 gram, lelehkan
    • Cokelat masak putih 400 gram, lelehkan
    • Selai/ jeli jeruk 100 gram, siap beli
    • Pewarna merah muda secukupnya
    CARA MEMBUAT PERMEN COKLAT ISI SELAI JERUK :
    1. Campur 150 gram cokelat putih dengan pewarna, aduk rata.
    2. Oles cetakan coklat motif pita dengan cokelat warna merah muda, bekukan.
    3. Tuang cokelat putih hingga 1/2 tinggi cetakan, bekukan.
    4. Semprotkan selai/jeli jeruk secukupnya diatas cokelat putih, bekukan.
    5. Tuang cokelat masak pekat hingga cetakan penuh, bekukan.
    6. Keluarkan cokelat dari cetakan. Sajikan.

    UNTUK 30 BUAH

    TIPS :
    Selai bisa diganti dengan bahan lain seperti kacangkacangan, kismis atau yang lainnya.
    lelehkan cokelat dengan cara di tim di atas uap air hangat, bukan di atas kompor agar
    cokelat mengkilat.

  • Tortilla

    Tortilla

    Tortilla sebenarnya adalah roti yang berbentuk pipih dengan bahan utama tepung jagung
    ataupun tepung gandum yang dimasak di atas panggangan hingga kedua sisinya matang dan muncul bercak cokelat.
    BAHAN ADONAN DASAR TORTILLA :
    • Tepung terigu protein sedang 900 gram
    • Garam 1 sendok teh
    • Baking powder 1 sendok teh
    • Minyak canola 50 ml
    • Air hangat 600 ml
    CARA MEMBUAT TORTILLA :
    1. Campur terigu, garam, minyak canola dan ½ bagian air. Uleni hingga rata.
    2. Tuang sisa air sedikit demi sedikit sambil diuleni hingga adonan rata.
    3. Bulatkan adonan sebesar bola bekel.
    4. Pipihkan bulatan adonan hingga setebal 3 mm.
    5. Panggang adonan di atas pan dadar/ panggangan yang tebal sambil sesekali dibalik
    hingga kuning kecokelatan.
    6. Angkat. Sajikan.

    UNTUK 62 LEMBAR

  • Selai Jeruk

    Selai Jeruk

    BAHAN :
    • Jeruk sunkies 4 buah, kupas kulit luar dan kulit arinya, buang bijinya
    • Gula pasir 100 gram
    • Pewarna makanan oranye secukupnya
    • Citrun zuur 1/4 sendok teh
    CARA MEMBUAT SELAI JERUK :
    1. Haluskan jeruk dengan blender.
    2. Masak jeruk dalam wajan/panci bertangkai berdinding tebal dan
    di atas api kecil hingga airnya menyusut.
    5. Tambahkan bahan lainnya, masak terus sambil diaduk hingga kental dan matang.
    Angkat dan biarkan uap panasnya hilang.
    6. Selai jeruk siap digunakan.

    Untuk 200 gram

  • Abon Daging Kelapa

    Abon Daging Kelapa

    BAHAN :
    ½ kg daging sapi
    ½ kg kelapa tua
    BUMBU-BUMBU :
    4 buah bawang merah
    2 buah bawang putih
    3 butir kemiri
    Gula dan garam secukupnya
    CARA MEMBUAT ABON DAGING :
    1. Daging di cuci dan direbus sampai lunak, kemudia ditumbuk dan dicabut cabut seratnya sampai halus.
    2. Kelapa diparut dan dijadikan santan kental satu gelas.
    3. Semua bumbu dihaluskan, lalu dicampur dengan daging yang sudah halus tadi,
    kemudian dituangi santan kental, aduk, dan diremas-remas sampai tercampur betul.
    4. Goreng di dalam wajan dengan api kecil sampai kering.

  • Selai Melon

    Selai Melon

    BAHAN :
    • Melon 400 gram, parut
    • Nanas 100 gram, parut
    • Gula pasir 150 gram
    • Garam 1/4 sendok teh
    • Pewarna makanan hijau secukupnya
    • Esen melon 1 sendok teh
    CARA MEMBUAT SELAI MELON :
    1. Masak melon dan nanas hingga airnya menyusut.
    2. Tambahkan gula pasir, garam dan pewarna. Masak di atas api kecil sambil diaduk hingga kental dan matang.
    Angkat dan biarkan uap panasnya hilang.
    3. Tambahkan esen melon, aduk rata.
    4. Selai melon siap digunakan

    Untuk 250 gram

  • Manfaat Daging Tiruan (Bahan Nabati)

    Manfaat Daging Tiruan (Bahan Nabati)

    MANFAAT DAGING TIRUAN (BAHAN NABATI ) BAGI TUBUH
    ADA beberapa keunggulan dalam daging tiruan yang di buat dari bahan – bahan nabati dan memiliki banyak keunggulan sebagi berikut.
    1. Daging tiruan jauh lebih aman karena tidak mengandung kuman dan penyakit,
    sehingga tidak masalah jika dimasak tidakterlalu lama.
    2. Daging tiruan dapat bertahan lama walaupun tidak di panaskan.
    Lain halnya dengan daging sungguhan yang cepat membusuk apabila tidak segera di masak.
    3. Daging tiruan mengandung zat gizi yang aman bagi tubuh seperti lemak tak jenuh dan asam amino
    essensial yang mencegah timbulnya penyakit jantung koroner serta rendah kolesterol.
    Di camping itu, protein essensialnya dapat menggantikan kebutuhan protein dalam tubuh dengan
    kinerja jauh lebih baikclaripacia protein hewa ni. Bahkan kacang kedelai yang dapat diolah
    menjadi daging tiruan mengandung 40% protein, sedangkan daging paling murni hanya mengandung
    20% protein.
    Perlu di ketahui bahwa pada pangan nabati tidak ada kolesterol, yang ada hanya fistoterol.
    4. Daging tiruan jauh lebih ekonomis karena bahan – bahannya dapat di peroleh dengan harga
    terjangkau ataupun tanpa dengan membelinya.
    5. Proses masaknya lebih cepat,karena daging tiruan cepat matang.
    Bandingkan saja dengan memasakgulai daging hewani yang memakan waktu berjam -jam.
    6. Jenis olahan daging tiruan lebih bervariasi.
    7. Daging tiruan bersifat halal, karena dapat dikonsumsi oleh semua masyarakat
    dari berbagai kalangan atau kelas, dan berbagai keyakinan.
    8. Daging tiruan tidak menyebabkan alergi

  • Keripik Bonggol Pisang 2

    Keripik Bonggol Pisang 2

    INFO :
    Satu lagi bagian tanaman pisang yang bisa dimanfaatkan, yaitu bonggol pisang. Sebenarnya bonggol pisang adalah batang dari tanaman pisang dan berada pada bagian paling bawah dari tanaman pisang.
    Dari analisis yang telah dilakukan, keripik bonggol pisang berserat tinggi, sebesar 21,2 % selain mempunyai kandungan protein 5,88 % dan karbohidrat 66,2%.
    Teknologi pengolahan bonggol pisang pernah disosialisasikan oleh kementerian Riset dan Teknologi dalam bentuk buku saku. Sementara cara pembuatan keripik bonggol pisang dengan teknik yang berbeda juga dikemukakan oleh Arko Jatmiko Wicaksono bersama dua rekannya. Mereka adalah siswa SMUN 6 Yogyakarta tahun 2003. Teknik yang mereka kemukakan berhasil memperoleh penghargaan dari
    World Intellectual Property Organization (WIPO) pada Oktober 2003.
    Cara yang akan kita pelajari merupakan gabungan antara teknik yang disosialisasikan oleh Kementerian Riset dan Teknologi dan cara yang dirangkum oleh Arko Jatmiko Wicaksono.
    —————————-
    KRIPIK BONGGOL PISANG (CARA 2)
    BAHAN :
    • Pilih bonggol pisang yan gbaik tetapi tidak mengganggu kehidupan rumpun tanaman pisang itu sendiri.
    • Biasanya bagian bonggol dari tanaman yang telah dipanen tepat untuk digunakan.
    Bonggol dari semua jenis pisang memungkinkn untuk digunakan.
    PEMBERSIHAN :
    • Setelah bonggol dipisah dari rumpunnya, dibersihan dengan cara mengupas bagian luarnya dan
    di cuci hingga bersih.
    CARA PEMBUATAN KRIPIK BONGGOL PISANG (CARA 2) :
    1. Setelah pencucian, bonggol pisang diiris sesuai dengan bentuk yang diinginkan.
    Bisa sepanjang 5 cm dengan lebar irisan 0,5 cm. Bisa juga diiris kotak maupun bulat dengan ketebalan 0,5 cm.
    Untuk membentuk keteguhan permukaan irisan, lakukan perendaman dalam air kapur.
    Lama perendaman kurang lebih semalam.
    2. Selanjutnya dilakukan penjemuran hingga kering. Setelah kering digoreng hingga matang ,renyah ,sajikan.
    simpan dalam toples tertutup rapat.

  • Tausa (Isian Kacang Hitam)

    Tausa (Isian Kacang Hitam)

    TAUSA ( ISIAN KACANG HITAM)
    Tausa atau isian kacang hitam untuk isi bakpia atau bakpau. dibuat dari kacang hijau dan
    beberapa bahan lainnya yang dimasak hingga berwarna hitam pekat.
    BAHAN:
    • Kacang hijau pakai kulit 1 kg, rebus hingga lunak, lalu blender halus
    • Daun pandan 2 lembar
    • Tawas hijau 1 sendok teh, tumbuk halus, lalu campur dengan 3 sendok makan air teh
    • Gula pasir 250 gram
    • Pewarna hitam 1 sendok makan
    • Minyak goreng 200 gram
    • Glukosa 3 sendok makan
    • Vanili cair 1 sendok makan
    CARA MEMBUAT TAUSA ( ISIAN KACANG HITAM):
    1. Masak kacang hijau yang telah dihaluskan bersama pandan, tawas,
    pewarna hitam hingga airnya agak habis.
    2. Tambahakan gula pasir dan minyak goreng lalu aduk rata, masak terus hingga
    tercampur rata dan adonan kalis.
    3. Tambahkan glukosa dan vanili, aduk rata dan angkat, lalu blender sekali lagi biar lebih halus.
    4. Tausa siap digunakan sebagai bahan isian.