Bandeng presto… tak asing lagi kita mendengarnya. Aneka olahan ikan yang satu ini sangat beragam. Salah satunya “Pindang bandeng presto”. Kuliner khas pantura Jawa Tengah, khususnya kota Semarang dan Pati ( Juwana).
BAHAN:
• 2 kg bandeng (kira-kira isi 6 ekor)
• 3 sdm garam
• 2 sdm air cuka
• 10 lembar daun salam, sobek
• 10 cm lengkuas, iris, memarkan
• 5 batang serai, memarkan
• 2 liter air
• daun pisang
BUMBU HALUS:
• 15 butir bawang merah
• 15 siung bawang putih
• 10 cm jahe
• 6 cm kunyit
• 15 butir kemiri, sangrai
• 1 sdm ketumbar, sangrai
• 1/2 sdm garam
CARA MEMBUAT PINDANG BANDENG PRESTO:
1. Buang insang dan isi perut ikan bandeng, cuci bersih dan tiriskan. Lumuri dengan cuka dan garam, diamkan selama 10 menit lalu bilas dan tiriskan. Baluri ikan bandeng dengan bumbu halus hingga rata
2. Siapkan panci presto, tambahkan air, daun salam, laos, dan serai geprek, tutup dengan klakat presto.
3. Susun ikan di atas kiakat yang telah dialasi daun pisang agar tidak lengket, tutup panci presto. Presto ikan bandeng selama 1 1/2 jam di atas api kecil hingga terdengar bunyi desisan, matikan api dan biarkan suhunya turun
4. Buka penutup presto, tuangkan air perlahan melalui sisi-sisi panci. Presto kembali ikan bandeng selama 30 menit, matikan api dan biarkan suhunya turun.
5. Angkat Bandeng lalu tiriskan di atas tampah. Pindang Bandeng Presto siap digoreng.

Untuk 6 ekor