Daging merah memang merupakan sumber zat besi terbaik, karena memiliki kandungan zat besi berbentuk heme yang siap dipakai dan sangat mudah diserap tubuh. Baik untuk balita yang sedang dalam masa pertumbuhan. Salah satu penyimpanan daging mentah agar tidak terlalu lama dalam frezer, adalah dengan cara diolah menjadi “Gepuk Daging”. Daging yang telah kita olah menjadi gepuk daging, bisa diolah untuk menu selanjutnya sesuai dengan kreatifitas kita. Untuk lebih mudah dan praktis, setelah selesai pengolahan gepuk daging, bisa langsung digoreng sebagai lauk keluarga.
BAHAN:
• 300 gr daging sapi
• 1 liter air
• 2 ruas jahe, memarkan
• 200 ml santan
• 50 gr gula merah, sisir halus
• 2 batang serai, memarkan
• 100 gr lengkuas, memarkan
• 1 lembar daun jeruk
• 2 lembar daun salam
• Minyak goreng secukupnya
• Garam secukupnya
• Kaldu ayam bubuk Royco, secukupnya
BUMBU HALUS:
• 4 butir bawang merah
• 3 siung bawang putih
• 50 gr jahe
• 15 gr kencur
• 1/2 sdm lada
• 2 sdm ketumbar
CARA MEMBUAT GEPUK DAGING:
1. Rebus air bersama jahe dan garam, hingga mendidih. Masukkan daging utuh, rebus selama 30 menit hingga empuk. Angkat dan sisihkan.
2. Siapkan daging, iris tipis memanjang sesuai dengan serat daging. Pukul-pukul hingga memar dan melebar, sisihkan.
3. Tumis bumbu halus hingga harum, kemudian tambahkan serai, daun salam dan daun jeruk, aduk hingga rata dan bumbu harum. Tambahkan santan, gula merah, garam dan kaldu ayam bubuk, aduk hingga rata. Masukkan daging, ungkep hingga bumbu meresap, angkat.
4. Gepuk Daging siap diolah kembali sesuai selera.

Untuk 7 potong

INFO:
Tips Pengempukkan daging